Dispusip : Strategi Membangun Budaya Literasi menuju Peningkatan IPLM Kota Batam
- 30 Jul 2026 09:49 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam telah menggelar Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi bagi Satuan Pendidikan Dasar dan Masyarakat pada 28 dan 29 Juli 2026 di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam. Kegiatan ini diikuti perwakilan sekolah, kelurahan, dan taman bacaan masyarakat dari Kecamatan Batam Kota dan Sagulung.
Materi sosialisasi disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Moh. Bisri, S.K.M., M.Kes.. Kegiatan ini bertujuan memperkuat budaya literasi sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat atau IPLM di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam pemaparannya, Bisri menegaskan bahwa perpustakaan harus bertransformasi menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat, bukan hanya tempat menyimpan buku.
“Lebih ke hulunya lagi, bagaimana masyarakat kita itu punya budaya berliterasi, paham berliterasi. Salah satunya yang pasti membaca. Dan kalau membaca di sini adalah buku sebagai bahan bakarnya literasi. Nah, masyarakat yang berliterasi artinya masyarakat yang paham, masyarakat yang berpengetahuan. Kalau dalam bahasa yang lebih kerennya ya menjadi manusia yang lebih sempurna. Karena dia memahami banyak hal. Untuk bekal apa? Kehidupan dia,” jelas Bisri.
Perpustakaan juga perlu menghadirkan ruang yang nyaman, menyediakan bahan bacaan yang berkualitas, serta menjadi wadah berbagai aktivitas literasi yang melibatkan masyarakat. Dinas juga menegaskan bahwa pembangunan literasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tugas perpustakaan semata.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 009 Batam Kota, Mariani, S.Pd, menyampaikan kondisi perpustakaan di sekolahnya saat ini. Menurutnya, perpustakaan telah dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran dan terus dikembangkan agar semakin menarik minat baca siswa.
“Alhamdulillah, walau kami belum ada perpustakaan yang membangunnya sendiri, hanya ada satu ruangan yang kami manfaatkan sebagai ruang perpustakaan, namun anak-anak bisa menambah ilmu dengan buku bacaan yang ada. Ditambah lagi kami menyediakan media PID, yaitu Papan Interaktif Digital, di mana PID ini adalah bantuan Presiden Bapak Prabowo. Kami sangat berterima kasih atas ilmu praktik baik yang diberikan pada hari ini. Kami akan terus berusaha menerapkan literasi di sekolah sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai pendidik untuk mendidik anak-anak menjadi generasi yang maju untuk bangsa dan negara yang kita cinta ini,” Ungkap Mariani.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan ke perpustakaan, memperbaiki nilai IPLM secara bertahap, serta melahirkan masyarakat yang lebih produktif, kritis dalam menyaring informasi, dan memiliki budaya membaca yang semakin kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....