Kloter 16 Kalbar Tiba di Debarkasi Batam, Jamaah Sebut Armuzna Jadi Momen Berkesan
- 18 Jun 2026 19:19 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Jamaah haji Kloter 16 asal Provinsi Kalimantan Barat tiba di Batam setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Pesawat yang membawa rombongan jamaah mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 14.40 WIB sebelum melanjutkan proses debarkasi di Asrama Haji Batam sekitar pukul 16.00 WIB.
Kedatangan jamaah disambut oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Gubernur Kalimantan Barat yang berhalangan hadir diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Barat, Medya Yanuar Abdullah.

Dalam sambutannya, Medya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah dan petugas yang telah menyelesaikan tugas pelayanan selama musim haji. Ia berharap seluruh ibadah yang telah dijalankan di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT dan membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari para jamaah.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 16 dan seluruh petugas yang mendampingi. Kami berharap semoga seluruh rangkaian ibadah haji yang telah Bapak Ibu laksanakan di Tanah Suci seluruhnya diterima dan diridoi oleh Allah SWT dan insyaAllah Bapak Ibu sekalian adalah haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah,” ujarnya.
Medya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur penyelenggara haji, mulai dari petugas kloter, tim kesehatan hingga panitia embarkasi dan debarkasi yang telah memberikan pelayanan kepada jamaah selama proses ibadah haji berlangsung.
Ia mengingatkan jamaah untuk memanfaatkan waktu istirahat di Asrama Haji Batam sebelum melanjutkan perjalanan ke Pontianak pada Jumat, 19 Juni 2026 pagi. Menurutnya, fasilitas kesehatan yang tersedia di asrama siap memberikan pelayanan apabila terdapat jamaah yang mengalami keluhan kesehatan setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Salah seorang jamaah Kloter 16, Muhammad Segaf Syaifullah, mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar. Pemuda berusia 22 tahun itu mengatakan tidak mengalami kendala kesehatan selama berada di Tanah Suci.
“Masya Allah, luar biasa pokoknya,” katanya saat menceritakan pengalaman berhaji tahun ini.
Menurut Segaf, momen yang paling berkesan selama menjalankan ibadah haji adalah saat mengikuti rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina atau Armuzna. Ia mengaku banyak belajar tentang kesabaran, mulai dari antre fasilitas umum hingga menjalani perjalanan menuju lokasi lempar jumrah.
“Yang berkesan di Armuzna mas, Arafah, Muzdalifah, Mina itu. Kayak diuji kesabaran kita. Apalagi waktu lempar jumrah, kita jalan kaki hingga 7 kilometer. Cuma Alhamdulillah nggak lelah,” ungkapnya.
Segaf yang berangkat bersama ibundanya juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan petugas haji Indonesia selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, kehadiran petugas di berbagai titik layanan sangat membantu jamaah dalam menjalankan ibadah.
“Alhamdulillah pelayanannya Masya Allah semuanya. Setiap titik itu ada petugas Indonesia. Pelayanannya juga oke semuanya,” katanya.
Meski bersyukur telah menyelesaikan ibadah haji, Segaf mengaku sedih harus meninggalkan Tanah Suci. Namun ia berharap pengalaman spiritual yang diperolehnya selama berhaji dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tanah air.
Setelah bermalam di Asrama Haji Batam, seluruh jamaah Kloter 16 Kalimantan Barat dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Pontianak pada Jumat pagi untuk berkumpul kembali bersama keluarga masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....