S2G Esports Juara PUBG MOBILE World Cup EWC 2026

  • 19 Agt 2026 12:13 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - S2G Esports berhasil mengakhiri persaingan panjang di PUBG MOBILE World Cup pada Esports World Cup 2026 dengan status sebagai juara. Tim asal Türkiye itu bertahan di puncak klasemen hingga pertandingan terakhir dan mengamankan hadiah utama setelah melewati persaingan ketat selama sembilan hari.

Sebanyak 32 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut, tetapi S2G menjadi tim yang paling konsisten hingga akhirnya merebut gelar. Mereka sebelumnya lolos sebagai unggulan ketiga Türkiye, kemudian melewati fase grup, Survival Stage, dan rangkaian grand final untuk mencapai posisi tertinggi.

Persaingan tahun ini juga menghadirkan juara baru. Dua pemenang EWC sebelumnya, Yangon Galacticos dan Alpha7 Esports, gagal melangkah jauh. Yangon Galacticos yang merupakan juara edisi sebelumnya tersingkir di Survival Stage, sementara Alpha7 Esports yang menjadi juara pada 2024 juga harus mengakhiri perjalanan lebih awal.

S2G sebenarnya nyaris tidak mendapatkan tiket langsung ke grand final. Mereka finis di posisi kelima fase grup dan hanya unggul dua poin dari batas yang mengharuskan tim mengikuti Survival Stage. Namun, tiga kali finis sebagai runner-up pada paruh kedua fase grup membuat S2G berhasil mengamankan tiket langsung ke babak utama.

Hari pertama grand final belum berjalan ideal bagi S2G. Dari empat pertandingan, mereka mengumpulkan 19 poin, termasuk kemenangan pada gim kedua. Tiga pertandingan lainnya hanya menghasilkan tambahan enam poin secara keseluruhan. Mereka kemudian memperbaiki performa pada hari kedua dengan memenangkan dua gim dan mengamankan lima posisi tiga besar.

Memasuki hari terakhir, peluang S2G untuk menjadi juara semakin terbuka. Mereka menjadi tim ketiga yang mencapai status match point pada gim ke-15. Namun, kemenangan dalam pertandingan tersebut belum cukup untuk memastikan gelar. S2G harus menunggu hingga pertandingan terakhir sebelum trofi benar-benar berada di tangan mereka.

Pada gim terakhir, empat tim sudah berada dalam kondisi match point, yaitu Nongshim RedForce, eArena, Aurora Gaming, dan S2G Esports. S2G memiliki dua kemungkinan untuk menjadi juara: kembali mendapatkan Winner Winner Chicken Dinner atau menjaga keunggulan poin sambil berharap para pesaing gagal melewati total poin mereka.

S2G justru tersingkir lebih awal pada pertandingan penutup. Namun, kondisi tersebut tidak mengubah posisi mereka. Tidak ada tim yang mampu melewati torehan 154 poin milik S2G. Ketika para pesaing satu per satu gugur, peluang S2G semakin besar. Kemenangan Tianba pada gim terakhir akhirnya memastikan S2G Esports keluar sebagai juara.

Bagi Faruk "HamsiG" Hamsici, gelar tersebut menambah koleksi prestasinya. Ia sebelumnya pernah menjadi juara Global Championship 2022 bersama komposisi S2G yang berbeda. Sebaliknya, Erman "Kamikaze" Topal dan Berkay "Lost" Yılmaz meraih trofi besar pertama sepanjang karier mereka.

Alp "Solkay" Ayyıldız menggambarkan ketegangan yang dirasakan tim ketika mereka tersingkir pada pertandingan terakhir.

“Tentu saja kami merasa kecewa ketika tersingkir karena kami tahu para pesaing terberat kami masih bertahan. Kami juga sempat meragukan peluang kami, tetapi ketika melihat para rival satu per satu tersingkir, kami mulai kembali berharap. Ini adalah gelar juara kedua bagi HamsiG, tetapi menjadi yang pertama bagi kami,” ujar Solkay.

Sementara itu, HamsiG mengungkapkan bahwa konsistensi menjaga fokus menjadi salah satu kunci keberhasilan S2G sepanjang kompetisi.

“Kami selalu fokus sepanjang waktu. Kami berhasil melakukannya, kami adalah juara, dan sekarang kami sangat bahagia!” kata HamsiG.

Sebagai juara grand final dan berkat pencapaian mereka pada fase grup, S2G Esports memperoleh total hadiah sebesar 555.000 dolar AS.

Penghargaan individu juga diberikan kepada Zhang "Qzz" Qingbo dari Tianba. Ia dinobatkan sebagai SONY MVP setelah mengoleksi 35 eliminasi dan 32 knockdown sepanjang turnamen. Atas pencapaian tersebut, Qzz mendapatkan hadiah 25.000 dolar AS.

Gelar MVP ini menjadi penghargaan individu kedua secara beruntun bagi Qzz di turnamen PUBG MOBILE global. Sebelumnya, ia juga menjadi MVP PUBG MOBILE Macao Invitational pada bulan sebelumnya. Tianba sendiri menutup kompetisi di peringkat kelima dan menunjukkan performa yang konsisten sebagai salah satu tim kuat sepanjang turnamen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....