M.Zubair Juara Tekken 8 Esports World Cup 2026 Jalur LCQ
- 11 Agt 2026 11:26 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemain asal Pakistan, Khawaja "M.Zubair" Muhammad Zubair, menciptakan kejutan besar dengan keluar sebagai kampiun Tekken 8 di ajang Esports World Cup (EWC) 2026. Wakil tim AG.AL itu memastikan gelar juara usai mengalahkan pemain Korea Selatan, Yoon "LowHigh" Sun-woong, pada laga final.
Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena M.Zubair bukan berangkat sebagai unggulan utama. Ia harus memulai perjuangannya dari Last Chance Qualifier (LCQ) sebelum akhirnya berhasil menembus turnamen utama dan menutup kompetisi sebagai juara.
Keberhasilan itu sekaligus mengantarkannya menerima Jafonso Award, penghargaan yang diberikan kepada atlet yang mampu menjuarai Esports World Cup setelah lolos melalui jalur Last Chance Qualifier. Penghargaan tersebut sebelumnya pernah diraih João "Jafonso" Vasconcelos saat menjuarai EA SPORTS FC 24 pada EWC 2024.
Perjalanan M.Zubair menuju gelar tidaklah mudah. Ia harus bersaing dengan 444 peserta di babak LCQ dan mampu mempertahankan performa impresif hingga memasuki babak utama. Satu-satunya hambatan datang ketika lawannya berhasil memaksa pertandingan grand final kembali dimulai melalui sistem reset bracket. Namun, M.Zubair segera membalas dengan kemenangan 3-1 untuk memastikan tiket menuju laga penentuan.
Sepanjang turnamen, pemain Pakistan tersebut menunjukkan permainan yang konsisten. Salah satu pencapaian paling mencolok adalah keberhasilannya dua kali mengalahkan legenda Tekken dunia, Arslan "Arslan Ash" Siddique, yang telah mengoleksi delapan gelar EVO. M.Zubair menang telak 3-0 pada fase grup, kemudian kembali mengatasi Arslan Ash di semifinal melalui pertarungan sengit yang berakhir 5-4.
Di partai final, M.Zubair berhadapan dengan LowHigh, juara Tekken World Tour 2025 sekaligus runner-up Esports World Cup musim lalu. Meski lawannya datang dengan reputasi yang lebih mentereng, pertandingan justru berlangsung sepihak.
Mengandalkan karakter Dragunov, M.Zubair tampil dominan sejak awal hingga akhir pertandingan. Ia berhasil membatasi pergerakan karakter Bryan milik LowHigh dan menutup laga dengan kemenangan telak 5-0, tanpa memberi kesempatan lawannya untuk bangkit.
Usai memastikan gelar juara, M.Zubair mengungkapkan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari latihan yang dijalaninya secara konsisten bersama rekan-rekannya di Pakistan.
"Saya berlatih sangat keras dan selalu yakin bisa memenangkan turnamen ini. Berkat dedikasi dan latihan yang saya lakukan, saya akhirnya berhasil meraih gelar ini."
Ia juga memberikan apresiasi kepada salah seorang teman yang selama ini menjadi partner latihannya.
"Saya banyak berlatih di Pakistan bersama seorang teman yang membantu mempersiapkan saya. Saya sangat berterima kasih kepadanya. Ketika dia mengetahui saya menjuarai Esports World Cup, saya yakin dia akan sangat bahagia karena dia memiliki peran penting dalam kesuksesan saya hari ini."
Atas keberhasilan tersebut, M.Zubair membawa pulang hadiah utama sebesar 250 ribu dolar Amerika Serikat, ditambah bonus 50 ribu dolar AS melalui Jafonso Award. Ia juga menyumbangkan 1.000 poin Club Championship untuk AG.AL, yang kini memimpin klasemen klub setelah sebelumnya meraih hasil positif di nomor Free Fire, Honor of Kings, dan Teamfight Tactics.
Di sisi lain, LowHigh kembali harus puas menempati posisi kedua untuk dua tahun beruntun. Pemain Korea Selatan itu memperoleh hadiah 130 ribu dolar AS serta menyumbang 750 poin Club Championship bagi tim Kiwoom DRX.
Sementara itu, perebutan tempat ketiga dimenangkan oleh Benjamin "Yagami" Torngdee. Meski belum memiliki organisasi profesional, Yagami tampil impresif dengan mengalahkan Arslan Ash 5-2. Berkat hasil tersebut, ia membawa pulang hadiah 70 ribu dolar AS dan diperkirakan akan menjadi incaran sejumlah tim esports setelah penampilan gemilangnya sepanjang turnamen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....