Dplus KIA Juara LoL EWC 2026 Usai Sapu Bersih Karmine Corp
- 02 Agt 2026 20:53 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Dplus KIA menorehkan prestasi besar dengan menjadi juara League of Legends Esports World Cup (EWC) 2026. Tim asal Korea Selatan tersebut memastikan gelar setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Karmine Corp, dengan skor telak 3-0 pada laga Grand Final yang berlangsung di Paris. Hasil tersebut sekaligus menghadirkan trofi EWC pertama bagi Dplus KIA serta hadiah utama senilai 600 ribu dolar Amerika Serikat.
Sebelum kompetisi dimulai, tidak banyak yang memprediksi Dplus KIA maupun Karmine Corp mampu melaju jauh. Performa yang kurang stabil pada Mid-Season Invitational (MSI) 2026 membuat kedua tim dipandang sebagai tim dengan peluang paling kecil dibanding pesaing lain dari wilayah masing-masing.
Namun, perjalanan turnamen justru menghadirkan kejutan. Kedua tim berhasil menyingkirkan sejumlah unggulan untuk mencapai partai puncak. Dalam prosesnya, mereka sukses mengalahkan tim-tim kuat seperti T1, Gen.G, Hanwha Life Esports, hingga Bilibili Gaming.
Sebagai wakil Prancis, Karmine Corp memperoleh dukungan penuh dari ribuan penonton yang memadati arena pertandingan di Paris. Sebaliknya, para pemain Dplus KIA harus menghadapi atmosfer yang kurang bersahabat karena disambut sorakan ejekan ketika memasuki panggung pertandingan.
Meski berada di bawah tekanan suporter lawan, Dplus KIA tampil sangat disiplin sejak gim pertama. Mereka mampu mengontrol fase awal permainan, menguasai berbagai objektif penting, serta terus memperbesar keunggulan hingga Karmine Corp kesulitan mengembangkan permainan.
Dominasi Dplus KIA mencapai puncaknya pada gim ketiga. Dalam waktu 24 menit, mereka telah mengumpulkan keunggulan sekitar 10 ribu gold, sebuah selisih yang membuat peluang Karmine Corp untuk membalikkan keadaan nyaris mustahil. Kemenangan pada gim tersebut sekaligus memastikan Dplus KIA menyapu bersih seri Grand Final dengan skor 3-0.
Jungler Dplus KIA, Choi "Lucid" Yong-hyeok, mengaku tidak terganggu dengan sambutan negatif yang diberikan pendukung lawan sebelum pertandingan dimulai.
"Ada banyak sorakan ejekan dari pendukung KC saat kami memasuki arena, tetapi itu tidak memengaruhi saya."
Lucid mengatakan dirinya justru percaya bahwa penampilan tim di dalam pertandingan akan menjadi jawaban terbaik atas atmosfer yang mereka hadapi.
Sementara itu, penghargaan Sony Most Valuable Player (MVP) diberikan kepada pemain bot lane, Shin "Smash" Geum-jae. Sepanjang Grand Final, ia tampil impresif dengan mencatat KDA 8,1, keterlibatan dalam 69,8 persen eliminasi tim, rata-rata 836 damage per menit, serta menyumbang 28,4 persen dari total kerusakan yang dihasilkan Dplus KIA.
Keberhasilan tersebut menjadi semakin berkesan bagi Smash karena diraih tepat pada hari ulang tahunnya.
"Sebenarnya hari ini adalah ulang tahun saya di Korea. Saya rasa ini akan menjadi ulang tahun paling membahagiakan yang pernah saya rayakan."
Gelar juara ini menjadi pencapaian internasional pertama Dplus KIA di Esports World Cup sekaligus mempertegas kebangkitan mereka setelah sebelumnya tidak banyak diperhitungkan menjelang bergulirnya turnamen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....