KCCI Gelar Temu Wicara Diplomasi Budaya Melalui Radio

  • 24 Apr 2026 23:33 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) kembali menghadirkan program edukatif bertajuk “Temu Wicara: Peran Penyiaran Radio dalam Mendorong Diplomasi Lunak Budaya Korea”. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi yang mengangkat peran media, khususnya radio, dalam memperkenalkan budaya Korea ke kancah internasional sekaligus memperkuat hubungan budaya antarnegara.

Acara ini akan digelar pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 15.00 WIB di kantor KCCI dan dapat diikuti secara luring maupun daring. Untuk peserta daring, kesempatan diberikan khusus bagi mereka yang berdomisili di luar wilayah Jabodetabek. Format hybrid ini diharapkan mampu menjangkau audiens yang lebih luas, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang tertarik mengikuti diskusi lintas budaya.

Hadir sebagai narasumber adalah Wilson Septrudy Purba dari KBS World Radio Indonesian Service. Dengan pengalaman di bidang penyiaran dan media digital, ia akan berbagi wawasan mengenai bagaimana radio berperan sebagai alat diplomasi lunak (soft power) dalam menyebarluaskan budaya Korea, termasuk melalui program siaran, konten digital, hingga interaksi dengan pendengar internasional.

Dalam konteks global, diplomasi budaya melalui media seperti radio memiliki peran strategis dalam membangun citra positif suatu negara. Korea Selatan sendiri dikenal aktif memanfaatkan berbagai kanal media, termasuk radio internasional, untuk memperluas pengaruh budayanya di dunia. Upaya ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat global terhadap budaya Korea, mulai dari musik, film, hingga bahasa.

Pendaftaran kegiatan ini dibuka hingga 30 April 2026 atau sampai kuota terpenuhi, dan tidak dipungut biaya alias gratis. Peserta yang terpilih akan menerima konfirmasi melalui surel paling lambat 4 Mei 2026. Melalui kegiatan ini, KCCI berharap masyarakat Indonesia semakin memahami pentingnya peran media dalam diplomasi budaya serta terdorong untuk lebih aktif dalam pertukaran budaya global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....