Formasi 4-2-1-3 Jadi Kunci Kemenangan Bayern Muenchen di FC 26

  • 19 Mar 2026 11:39 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Memasuki pertengahan musim kompetisi e-sports global, para pemain profesional EA Sports FC 26 di platform PlayStation 5 (PS5) mulai menetapkan standar taktik baru bagi raksasa Jerman, FC Bayern Muenchen. Formasi 4-2-1-3 secara luas dianggap sebagai strategi paling mematikan untuk memaksimalkan potensi skuad asuhan Vincent Kompany ini. Formasi tersebut dinilai sangat stabil berkat penggunaan dua gelandang bertahan (Double Pivot) yang memberikan perlindungan ekstra bagi lini belakang PS5 yang kini memiliki AI pertahanan lebih agresif.

Kekuatan utama dari taktik ini terletak pada fleksibilitas peran pemain, terutama dengan adanya fitur baru Archetypes++ di FC 26. Dengan menempatkan Harry Kane sebagai Target Forward++, ia mampu menahan bola dan membuka ruang bagi penyerang sayap cepat seperti Leroy Sané atau Jamal Musiala yang bertransformasi menjadi Inside Forward++. Di PS5, transisi permainan terasa sangat mulus berkat teknologi HyperMotion V terbaru, yang memungkinkan pemain melakukan aliran bola cepat dari lini tengah ke depan tanpa kehilangan kontrol saat berada dalam tekanan lawan yang tinggi.

Dalam sebuah sesi wawancara teknis yang dipublikasikan di blog resmi EA Sports, tim pengembang menekankan pentingnya instruksi khusus untuk mendukung formasi ini. "Untuk Bayern di FC 26, penggunaan garis pertahanan tinggi (High Line) dengan pengaturan angka 90 adalah kunci untuk melakukan counter-press instan. Dengan dukungan kontroler DualSense di PS5, pemain bisa merasakan tekanan fisik yang lebih nyata saat melakukan perebutan bola di area lawan, yang merupakan inti dari filosofi permainan modern Bayern," tulis keterangan resmi yang dikutip dari laman Tactical Masterclass EA.

Sebagai penutup, penguasaan formasi ini diharapkan dapat membantu para pemain menembus divisi teratas dalam mode Champions di PS5. Kombinasi antara kedalaman skuad Bayern yang merata dan taktik yang tepat menjadikannya salah satu tim yang paling sulit dikalahkan di arena kompetitif. Bagi para komunitas gamers di Indonesia, tren penggunaan taktik ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan digelarnya berbagai turnamen nasional yang menggunakan basis data pemain terbaru bulan Maret ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....