Perjalanan Yuki Kawamura dari B League hingga ke Chicago Bulls

  • 17 Mar 2026 10:32 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Yuki Kawamura, lahir pada 2 Mei 2001 di Yanai, Yamaguchi, Jepang, telah menjadi simbol kegigihan bagi para atlet Asia di kancah bola basket dunia. Memiliki tinggi badan sekitar 170 cm, Kawamura membuktikan bahwa ukuran fisik bukan hambatan untuk mendominasi lapangan. Ia memulai karier profesionalnya sebagai pemain termuda dalam sejarah B.League Jepang pada usia 18 tahun bersama San-en NeoPhoenix, sebelum akhirnya menjadi bintang besar di Yokohama B-Corsairs. Di sana, ia menyapu bersih gelar bergengsi seperti MVP B.League dan Rookie of the Year pada musim 2022–2023, yang kemudian membukakan jalan baginya menuju panggung tertinggi, NBA.

Setelah sempat membela Memphis Grizzlies pada musim 2024–2025, perjalanan Kawamura di NBA berlanjut ke Chicago Bulls pada awal 2026. Transisinya ke Chicago tidaklah mudah; ia sempat dilepas oleh tim pada Oktober 2025 karena masalah medis penggumpalan darah di kakinya. Namun, setelah menjalani rehabilitasi intensif, Bulls kembali memanggilnya pada 6 Januari 2026 melalui kontrak dua arah (two-way contract). Kembalinya Kawamura disambut antusias oleh para penggemar di United Center, yang mengagumi kecepatan transisinya serta kecerdasan permainannya dalam mengatur serangan di tengah kepungan pemain-pemain lawan yang jauh lebih tinggi.

Pihak manajemen Chicago Bulls menekankan bahwa etos kerja dan visi bermain Kawamura adalah alasan utama mereka memberikan kesempatan kedua. Mengutip dari laman resmi NBA.com, pelatih Bulls, Billy Donovan, menyatakan kekagumannya terhadap bakat sang pemain. "Yuki memiliki kemampuan yang luar biasa dalam memanipulasi pertahanan lawan. Meskipun ia adalah salah satu pemain terpendek di liga saat ini, IQ basketnya sangat tinggi dan ia selalu tahu cara memberikan umpan matang di waktu yang tepat. Ia bukan sekadar pemain tambahan, tapi elemen strategis yang memberikan warna baru bagi tim kami," ungkap Donovan dalam catatan profil pemain terbaru.

Kini, di usia 24 tahun, Kawamura tidak hanya fokus pada karier individunya, tetapi juga memikul beban sebagai pilar tim nasional Jepang di ajang internasional. Prestasinya yang menonjol di Olimpiade Paris 2024 di mana ia menjadi satu-satunya pemain yang mencatatkan rata-rata 20 poin dan 7 assist telah mengukuhkan posisinya sebagai ikon global. Dengan kontraknya bersama Bulls dan performa gemilangnya di G League bersama Windy City Bulls, Kawamura terus menginspirasi generasi muda bahwa dengan dedikasi dan teknik yang matang, mimpi menembus NBA tetap dapat dicapai oleh siapa pun, terlepas dari keterbatasan fisik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....