Cerita sebelum Tidur Stimulasi Kemampuan Bahasa
- 06 Okt 2026 11:51 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Membacakan cerita sebelum tidur dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memberikan stimulasi bahasa kepada anak. Kegiatan ini sekaligus menciptakan waktu interaksi yang dekat antara orang tua dan anak sebelum beristirahat.
UNICEF menjelaskan bahwa membaca bersama anak membantu perkembangan kemampuan bahasa, termasuk memperkenalkan kosakata dan membantu anak memahami makna dari kata yang didengarnya. Membaca juga dapat dilakukan sejak anak masih bayi melalui buku bergambar dan percakapan sederhana tentang isi buku.
Orang tua dapat memilih cerita dengan gambar dan kalimat yang sesuai dengan usia anak. Saat membaca, orang tua bisa menunjuk gambar sambil menyebutkan nama benda, tokoh, warna, atau aktivitas yang terdapat dalam cerita.
Setelah membaca beberapa bagian, orang tua dapat mengajak anak berbicara melalui pertanyaan sederhana. Misalnya, menanyakan siapa tokoh dalam cerita, apa yang sedang dilakukan, atau gambar apa yang paling disukai anak.
UNICEF juga menganjurkan orang tua untuk memberikan kesempatan kepada anak merespons selama proses interaksi. Percakapan tidak harus selalu didominasi orang tua karena anak juga perlu memiliki kesempatan untuk mencoba berbicara, menjawab, atau menunjukkan sesuatu yang menarik perhatiannya.
Kegiatan membaca sebelum tidur juga dapat dibuat sebagai rutinitas yang menyenangkan. Orang tua tidak perlu memaksakan anak menyelesaikan cerita jika sudah mengantuk, karena tujuan utamanya adalah menciptakan pengalaman positif sekaligus memberikan kesempatan anak mendengar dan menggunakan bahasa.
Selain membaca, stimulasi bahasa dapat dilakukan melalui bercerita, bernyanyi, bermain, dan mengajak anak berbicara tentang kegiatan sehari-hari. UNICEF menyebut interaksi seperti berbicara, membaca, bernyanyi, dan bermain bersama sebagai bagian dari pengalaman belajar dan pengasuhan responsif pada masa awal perkembangan anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....