NO NA Rilis Album Perdana Island Girl

  • 22 Sep 2026 09:49 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Grup idola asal Indonesia no na resmi membuka babak baru dalam perjalanan musik mereka melalui album penuh perdana bertajuk island girl. Album yang dirilis pada Jumat, 18 September 2026 melalui label internasional 88rising ini memuat 15 lagu yang memperlihatkan eksplorasi musik no na sekaligus membawa identitas Indonesia ke dalam kemasan pop yang ditujukan untuk pendengar global. Grup yang beranggotakan Baila, Christy, Esther, dan Shaz tersebut menjadikan island girl sebagai album studio penuh pertama mereka sejak memulai perjalanan musik pada 2025.

Secara musikal, island girl bergerak di wilayah pop dengan campuran R&B, reggaeton, new jack swing dan synth-funk. Sejumlah sumber menyebut arah musik ini sebagai Island Pop, dengan karakter yang cerah, tropis, enerjik dan tetap memiliki groove R&B. Perpaduan tersebut membuat album ini tidak terpaku pada satu warna suara. Ada lagu yang terasa lebih funky dan danceable, ada yang lebih sensual dan smooth, sementara beberapa nomor lainnya membawa energi pop yang lebih ringan dan playful. Identitas no na sebagai grup perempuan muda juga terasa melalui tema album yang berkisar pada romansa, feminitas, persahabatan, rasa percaya diri dan keberanian dalam proses menuju kedewasaan.

Yang membuat island girl semakin menarik adalah cara no na memasukkan unsur Indonesia ke dalam produksi musiknya. Elemen lokal tidak hanya digunakan sebagai ornamen, tetapi menjadi bagian dari tekstur suara di beberapa lagu. Pada “work”, misalnya, terdengar denting ceng-ceng, sementara “rollerblade” memasukkan elemen gamelan. Kemudian “honk!” menggunakan suara klakson minibus yang sangat dekat dengan suasana jalanan Indonesia. Penggunaan elemen tersebut membuat musik no na tetap terdengar sebagai pop modern, tetapi memiliki detail suara yang mengingatkan pendengar pada asal-usul grup tersebut.

Track pembuka album adalah “star”, lagu yang juga dirilis bersamaan dengan video musik terbaru. Setelah itu, pendengar diajak masuk ke “seafood diet” dan “smooth”, sebelum tiba pada “island girl” yang menjadi salah satu representasi utama konsep album. “rollerblade” dan “rollerblade part two” kemudian hadir berurutan, diikuti “work” dan “honk!”. Rangkaian berikutnya terdiri dari “dizzy”, “chaser”, “party in the +62”, “speaker freaker”, “nick of time”, “durian”, dan ditutup dengan “better on the island”.

Secara lengkap, 15 lagu dalam album island girl adalah: “star”, “seafood diet”, “smooth”, “island girl”, “rollerblade”, “rollerblade part two”, “work”, “honk!”, “dizzy”, “chaser”, “party in the +62”, “speaker freaker”, “nick of time”, “durian”, dan “better on the island”. Dari daftar tersebut, beberapa lagu sudah lebih dulu diperkenalkan kepada pendengar, termasuk “rollerblade”, “work”, dan “honk!”, sementara sejumlah judul lainnya menjadi materi baru yang memperluas cerita album.

Salah satu karya yang menjadi jembatan menuju album adalah “speaker freaker (the long song)”. no na merilis karya tersebut pada 11 September 2026, sekitar satu pekan sebelum album island girl diluncurkan. Konsepnya berbeda dari single biasa karena dibuat seperti sebuah mixtape atau siaran radio yang merangkai potongan beberapa lagu dalam satu kesatuan. Karya musik dan visual tersebut memperkenalkan sejumlah materi dari album, sehingga pendengar bisa mendapatkan gambaran mengenai dunia musik yang akan mereka masuki lewat island girl.

Karya tersebut juga memperkuat konsep visual Indonesia yang dibawa no na. Pengambilan gambar dilakukan di sejumlah lokasi di Indonesia, termasuk Jakarta dan Yogyakarta, dengan menampilkan lanskap serta dinamika perkotaan dari sudut pandang keempat anggota. Dalam rangkaian musiknya, “speaker freaker (the long song)” menggabungkan sejumlah bagian lagu seperti “dizzy”, “island girl”, “rollerblade”, serta materi lain dari album. Konsep ini membuat album tidak hanya dipromosikan melalui single, tetapi juga melalui sebuah pengalaman musik dan visual yang saling terhubung.

Dari sisi tema, no na membawa gambaran perempuan muda Indonesia yang bebas, percaya diri dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Judul seperti “party in the +62” dan “durian” bahkan secara langsung memberikan sentuhan lokal yang terasa lebih playful. Sementara “better on the island” memperkuat gagasan utama album mengenai identitas, kebersamaan dan kehidupan yang dikaitkan dengan pengalaman sebagai island girls. Nama no na sendiri terinspirasi dari kata “nona”, yang merujuk pada perempuan muda dan sekaligus menjadi salah satu cara grup tersebut membawa identitas Indonesia ke panggung musik global.

Album ini juga memperlihatkan bagaimana no na mencoba mengambil posisi di antara pop global dan identitas Asia Tenggara. Mereka tidak meninggalkan formula pop yang mudah didengar, tetapi memasukkan elemen musik, bahasa visual, serta referensi budaya Indonesia ke dalam karya. Pendekatan tersebut membuat island girl bukan sekadar album debut berisi 15 lagu, tetapi juga menjadi pengenalan karakter no na sebagai grup yang membawa perspektif perempuan muda Indonesia ke pasar musik internasional.

Dengan dirilisnya island girl, no na kini memiliki katalog penuh yang memperluas perjalanan mereka sejak debut pada 2025. Album tersebut sudah tersedia di berbagai platform streaming digital, sehingga pendengar Indonesia dapat menikmati keseluruhan 15 lagu sekaligus melihat bagaimana no na memadukan pop, R&B dan berbagai pengaruh musik lainnya dengan bunyi-bunyi yang dekat dengan kehidupan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....