Roger Waters Soroti Kontroversi Macklemore

  • 17 Sep 2026 15:20 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Musisi Inggris sekaligus mantan personel Pink Floyd, Roger Waters, turut angkat bicara mengenai kontroversi yang melibatkan Ed Sheeran dan Macklemore dalam rangkaian tur Loop Tour. Waters menyampaikan kritik keras kepada Sheeran setelah Macklemore dikeluarkan dari daftar penampil pembuka untuk sejumlah konser tersisa dalam tur tersebut. Dalam unggahan di media sosial pada 16 September 2026, Waters menyampaikan dukungannya kepada Macklemore sekaligus mengkritik sikap Sheeran terkait persoalan tersebut.

Kontroversi ini bermula setelah Macklemore menyampaikan pernyataan dukungan terhadap Palestina saat tampil sebagai penampil pembuka dalam konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 dan 5 September. Macklemore kemudian mengatakan bahwa dirinya telah dicoret dari sisa jadwal tur Amerika Serikat. Promotor Messina Touring Group mengonfirmasi bahwa sejumlah venue menyampaikan mereka tidak akan mengizinkan konser berlangsung jika Macklemore tetap berada dalam daftar penampil, sehingga keputusan untuk tidak menampilkan Macklemore di jadwal berikutnya akhirnya diambil.

Macklemore sebelumnya menyampaikan bahwa pencoretan tersebut berkaitan dengan sikapnya yang secara terbuka menyuarakan dukungan kepada Palestina. Ia juga menyinggung nama Robert Kraft, pemilik New England Patriots sekaligus Gillette Stadium, dan mengklaim bahwa Kraft turut menekan pihak penyelenggara agar Macklemore tidak lagi tampil dalam tur tersebut. Klaim tersebut menjadi bagian dari pernyataan Macklemore dan telah diberitakan oleh sejumlah media, sementara pihak promotor menyampaikan versi yang berfokus pada penolakan dari beberapa venue terhadap kehadiran Macklemore.

Ed Sheeran kemudian memberikan penjelasan melalui unggahan di media sosial. Sheeran mengatakan bahwa keputusan mengeluarkan Macklemore bukan merupakan keputusan pribadinya, melainkan keputusan promotor dan pihak venue. Ia menjelaskan bahwa kontrak Macklemore berada dengan promotor tur, bukan dirinya, serta menyebut telah berdiskusi dengan berbagai pihak untuk mencari jalan keluar dari persoalan tersebut. Sheeran juga menyatakan bahwa dirinya tidak ingin menggunakan panggung profesionalnya untuk berpolitik dan ingin konsernya menjadi ruang yang menyatukan penonton.

Di tengah kontroversi tersebut, sejumlah penampil lain dalam Loop Tour kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri. Aaron Rowe, Lukas Graham, dan Finneas menyatakan tidak akan melanjutkan penampilan mereka dalam jadwal tur mendatang. Band Beoga, yang menjadi bagian dari band pendukung Sheeran, juga memutuskan meninggalkan tur. Keempat pihak tersebut menyampaikan keputusan masing-masing setelah Macklemore dikeluarkan dari rangkaian pertunjukan, dengan sejumlah pernyataan yang menyinggung dukungan terhadap kebebasan berekspresi dan Palestina.

Sementara itu, pernyataan Roger Waters menambah panjang daftar musisi yang ikut merespons persoalan tersebut. Waters selama bertahun-tahun memang dikenal sebagai musisi yang aktif menyampaikan pandangan mengenai konflik Israel-Palestina. Dalam perkembangan terbaru, kontroversi ini tidak hanya membahas perubahan daftar penampil dalam sebuah tur musik, tetapi juga memunculkan perdebatan mengenai kebebasan berekspresi musisi, posisi promotor dan pemilik venue, serta keputusan artis dalam menyampaikan pandangan politik di tengah pertunjukan.

Tur Loop Tour dijadwalkan kembali berlangsung pada 19 September 2026 di Philadelphia dan kemudian berlanjut ke sejumlah kota lain di Amerika Serikat. Dengan keluarnya Macklemore serta seluruh penampil pembuka yang sebelumnya dijadwalkan untuk sejumlah agenda mendatang, perkembangan tur tersebut kini menjadi perhatian di tengah kontroversi yang masih berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....