September Jadi Bulan Ramai Film Lokal
- 17 Sep 2026 15:16 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Sejumlah film Indonesia terbaru kembali meramaikan layar bioskop sepanjang September 2026. Sebanyak 14 film lokal dijadwalkan tayang dalam satu bulan dengan genre yang cukup beragam, mulai dari horor, drama keluarga, komedi, thriller, olahraga, hingga fiksi ilmiah. Deretan film tersebut hadir dalam empat gelombang perilisan, yakni pada 3, 10, 17, dan 24 September 2026, sehingga penonton memiliki cukup banyak pilihan tontonan lokal sepanjang bulan ini.
Gelombang pertama dimulai pada 3 September dengan empat judul sekaligus, yakni Autopsy: Dead Body Can Talk, Baby Udon, Bapakmu Kiper, dan Munafik: Melawan Iblis. Autopsy: Dead Body Can Talk menghadirkan kisah thriller psikologis tentang Hastry, seorang ahli patologi forensik yang harus menangani berbagai kasus misterius. Sementara Baby Udon membawa cerita drama romantis mengenai pasangan beda negara, Fanny dan Hajime, yang harus menghadapi ujian besar dalam kehidupan rumah tangga mereka.
Pada tanggal yang sama, Bapakmu Kiper menghadirkan kisah Warto, mantan kiper sepak bola antarkampung yang berusaha memperbaiki hubungannya dengan sang anak, Dino. Film yang dibintangi Fedi Nuril dan Ali Fikry tersebut memadukan unsur olahraga, komedi, dan drama keluarga. Sementara itu, Munafik: Melawan Iblis membawa penonton ke cerita horor religi melalui karakter Adam, seorang praktisi ruqyah yang kembali menghadapi gangguan gaib setelah sebelumnya memilih meninggalkan profesinya.
Memasuki 10 September, empat film kembali hadir di bioskop, yaitu Agensi Rumah Tangga, Iyus Jenius, Jangan Lupa Bahagia, dan Suanggi: Ilmu Kutukan. Agensi Rumah Tangga mengangkat cerita Katia, perempuan yang terkena PHK dan kemudian mencoba menjadi penyalur asisten rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Film ini memadukan drama dan komedi dengan persoalan yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sementara Iyus Jenius hadir sebagai film musikal, sedangkan Jangan Lupa Bahagia membawa cerita keluarga dan Suanggi: Ilmu Kutukan menawarkan teror mistis.
Gelombang berikutnya hadir pada 17 September melalui tiga film, yaitu Akal Imitasi, Istimewa, dan Urang Bunian. Akal Imitasi membawa tema fiksi ilmiah dengan latar masa depan dan membahas penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Sementara Istimewa mengikuti perjalanan lima anak penyandang disabilitas yang berusaha mencari sosok penting dalam kehidupan mereka. Adapun Urang Bunian membawa cerita horor tentang dua prajurit yang tersesat di hutan dan kemudian memasuki wilayah yang dipercaya sebagai dunia urang bunian.
Menutup daftar film lokal September 2026, empat judul dijadwalkan tayang pada 24 September, yakni Bisikan Desa Gringsing, Ibadah & Cinta, Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?, dan Memburu Pemangsa. Bisikan Desa Gringsing mengangkat misteri sebuah desa terpencil dengan sejarah kelam yang perlahan terungkap. Ibadah & Cinta membawa kisah romansa antara seorang pemuda asal Australia dan ustazah yang menjaga tradisi pesantren, sementara Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? mengangkat hubungan keluarga. Di sisi lain, Memburu Pemangsa menghadirkan cerita thriller misteri mengenai investigasi kasus hilangnya tujuh anak.
Dengan demikian, 14 film Indonesia yang dijadwalkan tayang sepanjang September 2026 adalah Autopsy: Dead Body Can Talk, Baby Udon, Bapakmu Kiper, Munafik: Melawan Iblis, Agensi Rumah Tangga, Iyus Jenius, Jangan Lupa Bahagia, Suanggi: Ilmu Kutukan, Akal Imitasi, Istimewa, Urang Bunian, Bisikan Desa Gringsing, Ibadah & Cinta, serta Memburu Pemangsa. Deretan judul tersebut menunjukkan bahwa film lokal tidak hanya didominasi horor, tetapi juga menghadirkan cerita keluarga, romansa, komedi, olahraga, isu sosial, hingga fiksi ilmiah yang menawarkan pilihan berbeda bagi penonton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....