Ketombe Muncul setelah Seharian Berhijab dan Berhelm, Kenali Pemicunya

  • 16 Sep 2026 11:37 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Menggunakan hijab atau helm sepanjang hari kerap membuat kulit kepala terasa lebih panas, lembap, berminyak, bahkan gatal. Kondisi tersebut juga sering dikaitkan dengan munculnya ketombe. Namun, hijab dan helm bukan secara langsung menjadi penyebab ketombe. Masalahnya lebih berkaitan dengan perubahan kondisi kulit kepala ketika tertutup dalam waktu lama. Keringat, minyak alami kulit, debu, polusi, serta sisa produk rambut dapat bertahan lebih lama di kulit kepala. Pada orang yang memang rentan mengalami ketombe, kondisi lembap dan berminyak ini dapat membuat keluhan semakin terasa.

Ketombe sendiri dipengaruhi berbagai faktor, termasuk produksi sebum, keberadaan mikroorganisme Malassezia, kondisi microbiome, serta kesehatan lapisan pelindung kulit kepala atau scalp barrier. Penelitian di Indonesia juga menunjukkan bahwa penggunaan hijab tidak otomatis meningkatkan tingkat keparahan ketombe. Studi pada kelompok pengguna hijab dan non-hijab menemukan tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat keparahan ketombe maupun jumlah kolonisasi Malassezia.

Karena itu, menjaga kondisi kulit kepala tetap bersih dan kering menjadi bagian penting dari perawatan. Hindari mengenakan hijab ketika rambut masih basah dan pastikan hijab maupun bagian dalam helm tetap bersih. Setelah beraktivitas seharian, berikan waktu agar kulit kepala tidak terus-menerus berada dalam kondisi tertutup. Pemilihan sampo juga dapat disesuaikan dengan kondisi kulit kepala. Jika ketombe disertai gatal berat, kemerahan, luka, atau terus berulang meski sudah dirawat, pemeriksaan oleh dokter kulit dapat membantu mengetahui penyebab dan penanganan yang sesuai.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....