XLG Singkirkan DRG Dengan Skor 2-1 dan Jaga Asa ke Playoff Masters London 2026
- 10 Jun 2026 13:04 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perjalanan Dragon Ranger Gaming di Masters London 2026 resmi berakhir setelah kalah 1-2 dari sesama wakil Tiongkok, Xi Lai Gaming, dalam pertandingan eliminasi Swiss Stage. Kemenangan tersebut membuat XLG tetap menjaga peluang lolos ke babak playoff, sementara DRG harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat.
Pertemuan dua tim asal Tiongkok ini menjadi salah satu laga paling menentukan di Swiss Stage. Kedua tim datang dengan tekanan besar karena kekalahan akan langsung mengakhiri perjalanan mereka di turnamen. Setelah melalui tiga map yang berlangsung sengit, Xi Lai Gaming berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-1.
Seri diawali di Haven, map pilihan Dragon Ranger Gaming. Kedua tim mengusung komposisi yang sama-sama mengandalkan dua Duelist, namun dengan pendekatan strategi yang berbeda. XLG mencoba memanfaatkan kombinasi Jett dan Phoenix untuk menciptakan tekanan cepat, sementara DRG memilih Neon dan Waylay guna menghasilkan permainan yang lebih eksplosif.
Meski sempat kehilangan pistol round, Xi Lai Gaming menunjukkan respons positif dengan membeli senjata murah secara agresif untuk mencuri momentum. Namun upaya tersebut tidak bertahan lama. Setelah ekonomi mereka kembali stabil, Dragon Ranger Gaming mulai mendominasi pertandingan.
Koordinasi pertahanan DRG berjalan hampir tanpa cela. Mereka berkali-kali berhasil melakukan retake dengan rapi dan memaksa XLG kesulitan mempertahankan kontrol area. Keunggulan yang dibangun sejak awal terus bertambah hingga akhirnya DRG menutup Haven dengan kemenangan telak 13-4.
Kemenangan besar tersebut sempat membuat Dragon Ranger Gaming terlihat berada di atas angin. Akan tetapi, keadaan berubah drastis ketika pertandingan memasuki map kedua, Fracture.
Pada map ini, Xi Lai Gaming tampil jauh lebih siap. Mereka mampu membaca pola permainan agresif yang diterapkan lawannya dan memanfaatkan setiap celah yang muncul. Sementara DRG kesulitan mengembangkan permainan, XLG mulai menemukan ritme yang mereka butuhkan.
Meski vo0kashu berulang kali menjadi pembeda bagi Dragon Ranger Gaming melalui sejumlah duel penting, permainan kolektif Xi Lai Gaming terbukti lebih efektif. Rarga dan Lysoar tampil konsisten sepanjang pertandingan dan menjadi fondasi utama kebangkitan tim.
Seiring berjalannya pertandingan, kontrol permainan perlahan berpindah ke tangan XLG. Mereka mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya mengamankan Fracture dengan skor 13-9 dan memaksa pertandingan berlanjut ke map penentuan.
Split menjadi arena terakhir yang menentukan nasib kedua tim. Di map ini, perbedaan gaya bermain kembali terlihat jelas. Xi Lai Gaming mengandalkan pendekatan yang lebih terstruktur dan sabar, sedangkan Dragon Ranger Gaming tetap berusaha mengandalkan tempo cepat untuk menekan lawan.
Namun sejak ronde-ronde awal, satu nama terus menjadi sorotan, yaitu happywei. Pemain tersebut tampil luar biasa dan menjadi motor utama permainan Xi Lai Gaming. Berkat kontribusinya, XLG mampu membuka pertandingan dengan keunggulan signifikan dan terus menjaga jarak skor hingga akhir babak pertama.
Dragon Ranger Gaming sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah pergantian sisi. Mereka berhasil memangkas ketertinggalan dan beberapa kali membuat XLG berada dalam tekanan. Ketika skor mulai mendekat, peluang untuk membawa pertandingan ke overtime pun sempat terbuka.
Akan tetapi, Xi Lai Gaming tidak kehilangan fokus. Mereka tetap tenang menghadapi tekanan dan berhasil memenangkan ronde-ronde penting yang menentukan arah pertandingan. Ketenangan tersebut menjadi faktor utama yang membuat mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga garis akhir.
Split akhirnya berakhir dengan skor 13-11 untuk Xi Lai Gaming. Hasil tersebut memastikan kemenangan seri 2-1 sekaligus menyelamatkan langkah mereka di Masters London.
Dari sisi statistik, happywei menjadi pemain paling menonjol sepanjang pertandingan. Ia menutup seri dengan total 64 kill dan menjadi pemain dengan rating tertinggi di antara seluruh peserta pertandingan. Di kubu lawan, vo0kashu juga tampil impresif dengan torehan 60 kill, namun performa individunya belum mampu menghindarkan Dragon Ranger Gaming dari kekalahan.
Berkat kemenangan ini, Xi Lai Gaming masih memiliki satu kesempatan lagi untuk memperjuangkan tiket menuju babak playoff Masters London 2026. Sebaliknya, Dragon Ranger Gaming harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen setelah menjadi tim pertama yang tersingkir dari ajang tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....