Le Sserafim Meriahkan Film Supergirl Lewat Kolaborasi Musik

  • 03 Jun 2026 03:15 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Film Supergirl yang dijadwalkan tayang pada 2026 menjadi salah satu proyek besar dalam semesta baru DC Studios sekaligus menandai semakin eratnya hubungan antara industri perfilman Hollywood dan musik K-pop. Warner Bros Korea mengumumkan bahwa film tersebut akan dirilis di Korea Selatan pada 24 Juni 2026, dua hari lebih awal dibandingkan penayangan di Amerika Utara dan pada hari yang sama dengan peluncurannya di Singapura.

Disutradarai oleh sineas Australia, Craig Gillespie, film ini menghadirkan Milly Alcock sebagai Kara Zor-El atau Supergirl, sepupu Superman yang menjadi tokoh utama cerita. Selain itu, film ini juga dibintangi oleh Jason Momoa yang memerankan pemburu bayaran bernama Lobo.

Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada jajaran pemainnya. Film tersebut juga menjadi sorotan karena menggandeng grup K-pop ternama Le Sserafim dalam proyek musik pengiring film. Kolaborasi ini diumumkan setelah Source Music merilis versi remix lagu Celebration, singel utama dari album kedua mereka, Pureflow Pt. 1.

Versi remix lagu tersebut mempertahankan ciri khas lagu aslinya, tetapi hadir dengan tempo yang lebih cepat dan nuansa pop yang lebih megah untuk mendukung atmosfer layar lebar. Lirik yang mengangkat tema keberanian menghadapi ketakutan dinilai selaras dengan perjalanan karakter Supergirl dalam film tersebut. Meski demikian, pihak produksi belum mengungkap secara rinci pada bagian mana lagu tersebut akan muncul.

Petunjuk mengenai keterlibatan lagu tersebut muncul melalui video promosi yang diunggah Warner Bros Korea. Dalam video tersebut, para anggota Le Sserafim mengonfirmasi bahwa lagu mereka memang akan terdengar dalam film. Salah satu anggota, Yunjin, bahkan mengajak penonton untuk tetap menyaksikan film hingga akhir agar tidak melewatkan kemunculan lagu tersebut.

Kolaborasi antara Hollywood dan K-pop sebenarnya terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya lagu-lagu Korea hanya muncul sebagai musik latar atau kredit penutup, kini keterlibatan artis K-pop semakin signifikan. Grup seperti Red Velvet pernah berpartisipasi dalam film animasi Trolls World Tour, sementara sejumlah musisi Korea juga mengisi soundtrack film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings.

Tren tersebut mencapai puncaknya melalui kolaborasi Twice dalam film animasi KPop Demon Hunters yang sukses secara global. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa K-pop kini telah menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran dan kreativitas industri hiburan dunia. Kehadiran Le Sserafim dalam Supergirl diperkirakan akan semakin memperluas jangkauan film sekaligus memperkuat pengaruh budaya Korea di pasar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....