Paper Rex Juara VCT Pacific Stage 1 usai Sapu FULL SENSE 3-0 tanpa Balas

  • 17 Mei 2026 21:22 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Paper Rex kembali menunjukkan kelasnya sebagai penguasa kawasan Pacific setelah menaklukkan FULL SENSE dengan skor telak 3-0 pada grand final VCT Pacific Stage 1.

Hasil tersebut memperpanjang dominasi Paper Rex di kompetisi regional. Mereka kini berhasil meraih gelar Pacific selama empat tahun beruntun, sebuah pencapaian yang semakin menegaskan posisi tim asal Singapura itu sebagai salah satu kekuatan terbesar di scene Valorant Asia Pasifik.

FULL SENSE sebenarnya datang ke partai final dengan modal yang cukup baik. Berstatus sebagai tim dari upper bracket, mereka memiliki keuntungan double map ban dan mencoba memanfaatkan hal tersebut untuk membatasi kenyamanan permainan PRX.

Tim asal Thailand itu memutuskan membuang Ascent yang memang kerap mereka hindari sepanjang playoff, serta Split yang jarang dimainkan selama Stage 1. Meski begitu, strategi tersebut belum cukup untuk menghentikan laju Paper Rex.

Seri grand final dimainkan di Pearl, Lotus, dan Fracture. Pada ketiga map tersebut, Paper Rex tampil lebih konsisten, terutama dalam penguasaan momentum dan koordinasi antar pemain.

Pearl menjadi map pembuka yang memperlihatkan duel cukup sengit sejak awal ronde. Kedua tim menggunakan pendekatan komposisi yang hampir serupa dengan duet Jett dan Phoenix sebagai ujung tombak serangan.

FULL SENSE sempat terlihat lebih nyaman di awal pertandingan. Mereka berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 7-5 dan bahkan memperlebar skor menjadi 9-5 usai memenangkan pistol round serta anti-eco pada sisi kedua.

Namun situasi berubah drastis setelah itu. Paper Rex perlahan menemukan ritme permainan mereka. Koordinasi serangan yang jauh lebih rapi membuat pertahanan FULL SENSE mulai runtuh sedikit demi sedikit. PRX kemudian menciptakan tujuh ronde kemenangan beruntun untuk membalikkan keadaan dan mengunci Pearl dengan skor 13-10.

Pada map ini, something tampil luar biasa menggunakan Jett dan menjadi ancaman utama bagi FULL SENSE. Sebaliknya, primmie yang biasanya tampil eksplosif justru gagal memberikan dampak besar untuk timnya.

Dominasi Paper Rex semakin terlihat saat memasuki Lotus, map pilihan mereka sendiri yang selama ini dikenal sebagai salah satu arena terbaik PRX.

Menggunakan kombinasi Vyse, Fade, dan Omen, PRX tampil sangat disiplin ketika bertahan. Mereka mampu membaca pola permainan FULL SENSE dan mengamankan banyak duel penting untuk menutup sisi defense dengan keunggulan meyakinkan.

Ketika berganti menjadi attacker, permainan PRX semakin sulit dihentikan. Walau kembali kehilangan pistol round, mereka mampu merespons dengan cepat dan menciptakan rangkaian kemenangan ronde secara konsisten.

FULL SENSE sempat mencoba memperkecil ketertinggalan, tetapi agresivitas dan tempo permainan PRX terlalu sulit dibendung. Lotus akhirnya ditutup dengan kemenangan 13-9 untuk Paper Rex sekaligus membawa mereka unggul 2-0 dalam seri.

Fracture menjadi harapan terakhir FULL SENSE untuk memperpanjang pertandingan. Di map ini, PRX kembali memperlihatkan fleksibilitas strategi mereka dengan memberikan ruang bagi f0rsakeN memainkan Neon.

Pertandingan berlangsung lebih seimbang pada awalnya. FULL SENSE beberapa kali berhasil mencuri ronde penting lewat force-buy dan duel individu, tetapi Paper Rex tetap terlihat lebih matang dalam mengambil keputusan.

Mereka tampil efektif saat melakukan retake maupun ketika memilih bermain agresif mencari celah di area lawan. Permainan cepat khas PRX kembali menjadi pembeda, terutama lewat kombinasi agresivitas f0rsakeN dan Jinggg yang terus menekan pertahanan lawan.

Meski sempat kehilangan pistol round di babak kedua, Paper Rex tidak membiarkan FULL SENSE mengembangkan momentum. Mereka segera kembali menguasai jalannya pertandingan dan akhirnya memastikan kemenangan 13-10 di Fracture.

f0rsakeN menjadi pemain terbaik sepanjang grand final setelah membukukan total 63 kill. something juga tampil sangat konsisten dengan 57 kill, sementara d4v41 memberikan kontribusi besar lewat 51 kill selama tiga map berlangsung.

Di kubu FULL SENSE, Leviathan menjadi pemain yang paling menonjol meski belum mampu membawa timnya menghentikan dominasi Paper Rex.

Kemenangan ini memastikan Paper Rex menjadi unggulan pertama Pacific di ajang Masters London mendatang. Selain itu, mereka juga mengamankan tiket menuju Esports World Cup serta tambahan 10 Championship Points.

Sebagai unggulan utama, PRX langsung lolos ke babak playoff Masters London tanpa harus melalui Swiss Stage. Sementara itu, FULL SENSE tetap mendapatkan tujuh Championship Points dan akan memulai perjalanan mereka dari fase Swiss Stage.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....