Melaju ke Grand Final, Paper Rex Hancurkan Global Esports 3-0 di Pacific Stage 1

  • 17 Mei 2026 02:31 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Paper Rex menunjukkan performa luar biasa usai membantai Global Esports dengan skor sempurna 3-0 pada final lower bracket Pacific Stage 1.

Dalam duel perebutan tiket grand final tersebut, PRX tampil jauh lebih siap dan berhasil mengontrol jalannya pertandingan hampir di seluruh map. Seri best-of-five dimainkan di Haven, Lotus, dan Ascent setelah kedua tim masing-masing melakukan satu ban map.

Paper Rex sukses menang 13-6 di Haven, 13-4 di Lotus, lalu menyelesaikan perlawanan Global lewat kemenangan 13-11 di Ascent.

Haven menjadi map pembuka sekaligus awal dominasi PRX. Tim asal Singapura itu kembali memakai komposisi favorit mereka dengan kombinasi Phoenix dan Jett, ditambah d4v41 yang mengisi role Chamber.

Sementara itu, Global Esports mencoba menghadirkan kejutan dengan strategi yang belum pernah mereka tampilkan musim ini. Autumn memainkan Iso, sedangkan UdoTan dipercaya memakai Neon. Namun strategi tersebut gagal berjalan sesuai rencana. Sejak ronde awal, PRX langsung menekan tanpa memberi ruang kepada Global. Serangan demi serangan GE selalu berhasil dihentikan sebelum berkembang menjadi ancaman serius.

Walaupun d4v41 tidak terlalu banyak berkontribusi menggunakan Operator, pemain lain justru tampil sangat agresif. something dan f0rsakeN menjadi dua sosok paling menonjol setelah mengumpulkan total 28 kill hanya dalam satu babak pertama. Keunggulan besar 9-3 berhasil diamankan PRX sebelum pergantian sisi. Global memang sempat memenangkan pistol round di babak kedua, tetapi mereka tidak mampu menjaga momentum. PRX tetap terlalu kuat dan akhirnya mengunci kemenangan Haven dengan skor 13-6.

Masuk ke Lotus, Paper Rex semakin sulit dihentikan. Map pilihan PRX itu kembali memperlihatkan identitas permainan agresif mereka melalui penggunaan dua Duelist, yakni Raze dan Jett. Di sisi lain, Global Esports mengambil langkah berani dengan memakai komposisi triple Sentinel yang terdiri dari Sage, Deadlock, dan Cypher. Strategi tersebut sebelumnya sempat populer berkat Xi Lai Gaming dari region China.

Akan tetapi, eksperimen itu justru menjadi bumerang.PRX bermain sangat disiplin dan terus menekan pertahanan GE. Walaupun sempat kehilangan beberapa ronde, pengalaman para pemain veteran PRX membuat mereka tetap nyaman mengontrol pertandingan. Untuk kedua kalinya dalam seri ini, PRX kembali unggul telak 9-3 saat halftime.

Keadaan semakin buruk bagi GE ketika PRX berhasil memenangkan thrifty round hanya dengan perlengkapan seadanya setelah pistol round babak kedua. Momentum sepenuhnya menjadi milik PRX hingga Lotus ditutup dengan skor mencolok 13-4.

Ascent menjadi map terakhir sekaligus kesempatan terakhir bagi Global Esports untuk memperpanjang napas. Pada awal pertandingan, GE sempat memberikan harapan besar setelah tampil luar biasa dari sisi attack. Mereka bahkan mampu memimpin cepat 6-0 dan membuat PRX terlihat kesulitan.

Pelatih PRX, alecks, sampai harus menghabiskan seluruh timeout pada babak pertama demi menghentikan tekanan lawan. Perubahan strategi tersebut akhirnya berhasil membuahkan hasil. PRX perlahan menemukan ritme permainan dan sukses menyamakan skor menjadi 6-6 sebelum halftime.

Selepas pergantian sisi, pertandingan berjalan jauh lebih ketat. Kedua tim silih berganti memenangkan ronde dan tidak ada yang mampu menciptakan jarak besar. Namun permainan kolektif PRX yang lebih solid akhirnya menjadi pembeda utama.

Global sempat mencoba memaksa pertandingan menuju overtime, tetapi PRX tetap mampu mempertahankan keunggulan dan menutup Ascent dengan skor 13-11.

something menjadi pemain paling bersinar sepanjang pertandingan dengan torehan 63 kill menggunakan Jett dan Yoru.

Tak hanya dirinya, hampir seluruh pemain PRX tampil konsisten. f0rsakeN menyumbang 57 kill, Jinggg mencatat 54 kill, sementara invy menambahkan 40 kill untuk memastikan kemenangan telak timnya.

Kemenangan ini membawa Paper Rex melangkah ke grand final Pacific Stage 1 untuk menghadapi FULL SENSE. Secara sejarah, PRX memiliki catatan sangat dominan atas roster inti FULL SENSE, setelah selalu menang dalam enam pertemuan melawan TALON sepanjang periode 2023 hingga 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....