Team Vitality Lolos Grand Final VCT EMEA 2026 Stage 1 usai Kalahkan FUT 2-1

  • 16 Mei 2026 14:48 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Team Vitality memastikan tempat di partai final VCT EMEA 2026 Stage 1 setelah melewati perlawanan ketat dari FUT Esports dalam duel tiga map yang berlangsung sengit.

Pertandingan pembuka hari itu mempertemukan dua tim kuat yang sama-sama tampil agresif sejak awal. Vitality akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-1 setelah melalui pertarungan panjang hingga overtime di dua map berbeda.

Pearl menjadi map pertama yang dimainkan. Vitality memilih menggunakan komposisi solo-Duelist dengan Neon sebagai ujung tombak, sedangkan FUT tampil lebih ofensif melalui kombinasi Phoenix dan Neon.

FUT sempat membuka pertandingan dengan kemenangan pistol round. Namun momentum tersebut tidak bertahan lama setelah Vitality berhasil menghentikan bonus round lawan dan mulai membangun rentetan kemenangan ronde.

Sayonara tampil sangat dominan ketika menjaga area pertahanan menggunakan Sova. Berkat kontribusinya, Vitality mampu mengakhiri babak pertama dengan keunggulan tipis 7-5.

Memasuki sisi berikutnya, FUT langsung membalas lewat kemenangan pistol round untuk menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Meski sempat kehilangan bonus round, tim asal Turki itu perlahan kembali menguasai jalannya pertandingan hingga unggul 12-9.

Permainan disiplin dari s0pp dan yetujey membuat FUT nyaris mengamankan map pertama. Akan tetapi, Vitality menunjukkan ketahanan mental yang kuat dan berhasil membawa pertandingan menuju overtime.

Walaupun kalah di kedua pistol round pada map tersebut, Vitality tetap mampu tampil lebih tenang pada momen penentuan. Mereka akhirnya memenangkan Pearl dengan skor dramatis 17-15, dipimpin performa luar biasa dari Sayonara.

Kekalahan itu membuat FUT wajib bangkit di Ascent. Kedua tim kembali memakai komposisi yang nyaris serupa dengan kombinasi Phoenix dan Neon sebagai kekuatan utama.

Vitality tampil lebih konsisten pada awal permainan setelah berhasil mengamankan dua pistol round di map ini. Chronicle yang bermain menggunakan Vyse beberapa kali sukses memperlambat pola serangan FUT.

Meski begitu, pertandingan tetap berlangsung ketat dan skor berakhir imbang 6-6 saat pergantian sisi.

Vitality kembali mengambil momentum penting melalui kemenangan pistol round kedua. Walau sempat kehilangan ronde eco sesudahnya, mereka tetap mampu menjaga ritme permainan hingga akhirnya menutup Ascent dengan kemenangan 13-8.

Hasil tersebut membuat penentuan kemenangan harus berlangsung di Split.

Pada map terakhir, Vitality langsung tampil menekan menggunakan kombinasi Neon dan Raze. Mereka membuka pertandingan dengan sangat kuat setelah memenangkan pistol round dan bonus round untuk unggul cepat 4-0.

Tekanan yang terus diberikan membuat FUT kesulitan berkembang sepanjang babak pertama. Vitality pun berhasil menutup paruh awal dengan keunggulan meyakinkan 9-3.

Namun FUT belum menyerah. Mereka berhasil membalik tekanan pada babak kedua dan perlahan menyamakan permainan hingga pertandingan kembali harus ditentukan melalui overtime.

Berbeda dengan overtime panjang di map pertama, kali ini Vitality mampu menyelesaikan pertandingan lebih cepat. Mereka akhirnya mengamankan kemenangan 14-12 sekaligus memastikan seri berakhir 2-1.

Sayonara kembali menjadi pemain paling bersinar bagi Vitality. Kali ini ia tampil sebagai Duelist dan menutup pertandingan dengan total 70 kill sepanjang seri untuk membawa Team Vitality melangkah ke grand final.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....