Kalahkan Global Esports 2-0, FULL SENSE Lolos ke Grand Final VCT Pacific 2026 Stage 1

  • 16 Mei 2026 14:23 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - FULL SENSE sukses memastikan langkah menuju grand final pertamanya usai menyingkirkan Global Esports dengan kemenangan meyakinkan 2-0 pada final upper bracket Pacific Stage 1 yang berlangsung di Ho Chi Minh City, Jumat, 15 Mei 2026.

Pertemuan kedua tim ini menjadi sorotan setelah sama-sama menciptakan kejutan besar pada pekan sebelumnya dengan mengamankan tiket menuju Masters London. Laga tersebut sekaligus menentukan siapa yang berhak melaju langsung ke grand final regional.

FULL SENSE membuka seri dengan memilih Split sebagai map pertama. Kedua tim tampil dengan perubahan komposisi dibanding fase grup. Tim asal Thailand itu meninggalkan kombinasi Deadlock-Cypher dan memilih memakai duet Jett-Raze yang lebih agresif. Sementara GE melakukan penyesuaian dengan memainkan Sage dan Raze sebagai pengganti Vyse serta Neon.

Permainan agresif FULL SENSE langsung membuahkan hasil di awal pertandingan. Mereka sempat unggul 5-2 setelah primmie tampil gemilang dengan mengamankan lima kill dalam satu ronde. Namun GE tidak tinggal diam. Kemenangan pada ronde thrifty berhasil mengubah arah permainan hingga mereka mampu menyamakan skor menjadi 6-6 saat pergantian sisi.

Memasuki babak kedua, GE justru terlihat lebih nyaman saat menyerang. Mereka merebut empat ronde beruntun setelah kalah pada pistol round dan sempat membalikkan keadaan menjadi unggul 11-9. Dalam situasi tertekan, FULL SENSE menunjukkan ketenangan mereka. Serangan cepat dan permainan proaktif membuat mereka bangkit dan menyapu empat ronde terakhir untuk mengunci kemenangan 13-11. Killua menjadi penentu setelah memenangkan duel terakhir melawan Kr1stal, sementara primmie menutup map dengan catatan 25 kill serta tujuh first blood.

Breeze kemudian menjadi map kedua pilihan GE. Sebelumnya, map tersebut merupakan salah satu kekuatan utama mereka selama Stage 1 dengan rekor sempurna 3-0 menggunakan komposisi Chamber-Sage. Akan tetapi, FULL SENSE berhasil merusak dominasi tersebut.

primmie kembali tampil luar biasa dan menjadi ujung tombak serangan timnya. Bermain menggunakan Jett, ia tampil sangat efektif dengan mengoleksi 17 kill hanya pada paruh pertama pertandingan. Permainan agresif FULL SENSE membuat mereka menutup sisi attack dengan keunggulan telak 10-2.

GE sempat mencoba mengejar ketertinggalan dan memperkecil jarak skor hingga delapan ronde. Meski demikian, tekanan yang diberikan FULL SENSE tetap sulit dibendung. Tim Thailand itu akhirnya menutup Breeze dengan kemenangan 13-8 sekaligus memastikan seri berakhir 2-0.

Sepanjang pertandingan, primmie menjadi pemain paling bersinar. Ia membukukan total 49 kill, 32 death, 11 assist, 300 ACS, dan rating 1,41. Performa tersebut turut membawa roster eks TALON milik FULL SENSE sukses mengalahkan mantan pelatih mereka, FrosT.

Hasil ini membuat FULL SENSE tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk meraih gelar juara Pacific Stage 1.

“Pekerjaan kami belum selesai, jadi saya belum benar-benar puas. Kami masih harus memenangkan turnamen ini sepenuhnya. Namun setidaknya semua kerja keras yang kami lakukan mulai menunjukkan hasil,” ujar Crws seusai pertandingan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....