Biopik The Beatles Disebut Punya Jiwa Indie

  • 15 Mei 2026 12:40 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Aktor Barry Keoghan mengungkapkan pengalaman uniknya selama terlibat dalam proyek The Beatles – A Four-Film Cinematic Event garapan sutradara Sam Mendes. Dalam wawancaranya bersama Deadline, pemeran Ringo Starr tersebut menyebut proyek raksasa itu justru memiliki nuansa layaknya film independen atau “jiwa indie”, meski diproduksi dalam skala blockbuster besar.

Keoghan mengaku suasana produksi yang hangat membuat dirinya merasa aman untuk mengeksplorasi karakter Ringo Starr secara lebih mendalam. Ia juga memuji bagaimana tim produksi terasa seperti keluarga kecil yang solid selama proses syuting berlangsung. Selain Sam Mendes, Barry Keoghan mengaku banyak belajar langsung dari sinematografer ternama Greig Fraser yang sebelumnya dikenal lewat film-film seperti Dune dan The Batman.

Berbeda dari biopik musik pada umumnya, The Beatles – A Four-Film Cinematic Event hadir dengan konsep unik berupa empat film berbeda yang masing-masing akan berfokus pada sudut pandang satu anggota The Beatles. Film-film tersebut akan mengikuti perjalanan hidup John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr secara personal sebelum akhirnya memperlihatkan bagaimana mereka bersatu menjadi salah satu band terbesar dalam sejarah musik dunia.

Setiap film disebut akan memperlihatkan sisi emosional dan konflik pribadi masing-masing personel, mulai dari tekanan popularitas global, hubungan antarsesama anggota band, perjalanan kreatif dalam menciptakan lagu-lagu legendaris, hingga dinamika yang perlahan membawa The Beatles menuju perpecahan. Sam Mendes juga menyebut proyek ini sebagai “pengalaman sinematik binge-able pertama” karena keempat filmnya dirancang saling terhubung satu sama lain.

Barry Keoghan sendiri akan memerankan Ringo Starr, sementara Harris Dickinson memerankan John Lennon, Paul Mescal sebagai Paul McCartney, dan Joseph Quinn sebagai George Harrison. Proyek ini juga menjadi pertama kalinya Apple Corps dan keluarga The Beatles memberikan izin penuh terhadap hak cerita hidup dan musik mereka untuk diadaptasi ke film layar lebar.

Keempat film tersebut dijadwalkan rilis serentak di bioskop pada April 2028. Sony Pictures menyebut proyek ini sebagai eksperimen sinematik besar yang diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi penonton bioskop modern.

Antusiasme publik terhadap proyek ini terbilang sangat tinggi sejak pertama kali diumumkan. Banyak penggemar musik dan film penasaran melihat bagaimana Sam Mendes akan membagi kisah The Beatles ke dalam empat perspektif berbeda. Kehadiran jajaran aktor muda populer juga membuat proyek ini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama setelah foto perdana para pemeran dalam karakter dirilis awal 2026.

Meski begitu, konsep empat film sekaligus juga memunculkan perdebatan. Sebagian penonton menilai proyek ini sangat ambisius dan berpotensi menjadi salah satu biopik musik terbesar sepanjang masa, sementara yang lain mempertanyakan apakah publik akan mengikuti empat film sekaligus dalam waktu berdekatan. Namun justru karena keberaniannya menghadirkan konsep berbeda, proyek ini disebut menjadi salah satu film paling dinanti menuju 2028.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....