Heretics Singkirkan FNATIC Lewat Duel Dramatis 2-1 di VCT EMEA 2026 Stage 1
- 11 Mei 2026 16:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Team Heretics sukses keluar sebagai pemenang dalam duel penuh ketegangan melawan FNATIC setelah melalui pertarungan panjang yang dipenuhi clutch krusial hingga overtime.
Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua tim sejak grand final Stage 1 tahun lalu, mempertemukan kembali dua kekuatan besar EMEA dalam pertandingan yang berlangsung sangat ketat sampai ronde terakhir.
Fracture dipilih Heretics sebagai map pembuka.
Mereka tampil meyakinkan pada awal pertandingan dan sempat menciptakan keunggulan 5-2 berkat permainan agresif ketika menjaga area pertahanan.
Namun situasi mulai berubah setelah Heretics melakukan investasi tiga ultimate dalam kondisi jumlah pemain yang tidak menguntungkan pada ronde kedelapan.
FNATIC memanfaatkan celah tersebut untuk membalik momentum dan perlahan mengejar hingga skor menjadi imbang 6-6 saat pergantian sisi.
Memasuki babak kedua, Heretics kembali mengambil kendali lebih dulu.
Mereka memenangkan pistol round serta bonus round untuk menciptakan jarak 9-6.
Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama.
FNATIC tampil jauh lebih disiplin dalam melakukan retake dan mulai memenangkan duel penting pada fase akhir pertandingan.
Enam ronde terakhir berhasil diamankan secara beruntun oleh FNATIC hingga map pertama berakhir dengan skor 13-10.
kaajak dan benjyfishy menjadi pemain paling menonjol setelah sama-sama mengoleksi 25 kill.
Lotus kemudian berubah menjadi panggung mutlak milik Heretics.
FNATIC benar-benar kesulitan menemukan jawaban atas pola serangan lawan.
Heretics tampil sangat dominan dan terus memenangi duel di hampir seluruh site tanpa memberi banyak ruang bagi FNATIC untuk berkembang.
RieNs menjadi sosok paling berpengaruh pada map ini.
Utilitas Fade yang digunakannya sangat efektif membuka ruang permainan sekaligus menghasilkan banyak eliminasi penting.
Ia menutup Lotus dengan 19 kill dan rating impresif 1,96.
Sementara itu, benjyfishy turut berkontribusi besar melalui 15 kill dan rating 1,60.
Dominasi penuh tersebut membawa Heretics menghancurkan FNATIC dengan skor telak 13-2.
Pertarungan pun berlanjut menuju Ascent sebagai map penentuan.
Heretics kembali memulai pertandingan dengan cukup baik dan unggul tipis 7-5 pada akhir babak pertama.
Mereka bahkan sempat memperbesar keunggulan menjadi 9-7 sebelum pertandingan berubah total.
Momentum besar berpindah ke kubu FNATIC setelah Alfajer dan crashies memenangkan situasi sulit 2v5 yang langsung membakar semangat permainan tim.
Setelah itu, FNATIC mulai mengambil alih tempo pertandingan.
Alfajer mencetak empat kill penting untuk menyamakan skor menjadi 9-9.
Tak lama berselang, crashies memenangkan clutch 1v2 yang membawa FNATIC unggul 11-9.
CyvOph kemudian memperbesar tekanan lewat clutch 1v2 lainnya hingga FNATIC mencapai match point dengan skor 12-9.
Ketika situasi terlihat hampir berakhir bagi Heretics, RieNs muncul sebagai penyelamat.
Ia menciptakan momen luar biasa lewat ace dalam situasi 1v1 untuk menjaga harapan tim tetap hidup.
Tidak berhenti di situ, RieNs kembali memenangkan duel 1v2 yang membawa Heretics memaksakan pertandingan menuju overtime.
Ronde penentuan berlangsung sangat kacau dan penuh tekanan dari kedua tim.
Namun pada akhirnya Boo menjadi sosok penutup kemenangan setelah sukses memenangkan clutch 1v2 untuk memastikan Heretics menang 15-13.
Walaupun Alfajer tampil luar biasa dengan torehan 31 kill di Ascent, performa tersebut tetap belum mampu menyelamatkan FNATIC dari kekalahan.
Di sisi lain, RieNs kembali menjadi pemain paling berpengaruh untuk Heretics setelah membukukan total 57 kill, 37 death, dan 16 assist sepanjang seri.
Hasil ini memastikan FNATIC gagal melaju ke dua turnamen internasional secara beruntun untuk pertama kalinya dalam sejarah organisasi mereka di VCT.
Sementara itu, Team Heretics masih menjaga peluang menuju Masters London dan akan kembali bertemu Eternal Fire dalam perebutan tiket terakhir wilayah EMEA.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....