EDG Juara VCT China 2026 Stage 1 Usai Tundukkan XLG 3-2
- 11 Mei 2026 15:43 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - EDward Gaming akhirnya kembali berdiri di puncak kompetisi Valorant China setelah menaklukkan Xi Lai Gaming dengan skor dramatis 3-2 pada partai grand final China Stage 1.
Keberhasilan tersebut mengakhiri penantian panjang EDG selama 470 hari untuk kembali menjadi penguasa regional China sejak terakhir kali meraih trofi pada Kickoff 2025.
Selain membawa pulang gelar juara, EDG juga memastikan status sebagai unggulan pertama wilayah China untuk ajang Masters London.
Di sisi lain, XLG tetap memperoleh tiket menuju turnamen internasional tersebut, namun harus berangkat sebagai seed kedua bersama Dragon Ranger Gaming.
Pertandingan grand final berlangsung sangat ketat karena harus ditentukan hingga lima map berbeda, yakni Fracture, Split, Breeze, Haven, dan Pearl.
XLG lebih dulu membuka keunggulan lewat kemenangan meyakinkan 13-6 di Fracture.
Namun EDG perlahan membalikkan momentum setelah memenangkan Split secara dramatis 15-13 dan melanjutkan dominasi lewat kemenangan telak 13-5 di Breeze.
XLG sempat menjaga asa setelah merebut Haven dengan skor 13-9, tetapi EDG tampil tanpa ampun di Pearl dan menutup pertandingan dengan kemenangan besar 13-4.
Fracture menjadi awal dominasi XLG dalam seri ini.
Mereka tampil agresif menggunakan kombinasi Skye dan Tejo, sedangkan EDG kembali mengandalkan duet Neon-Jett dengan ZmjjKK sebagai ujung tombak utama memakai Jett.
Serangan cepat XLG benar-benar membuat pertahanan EDG kerepotan sejak ronde awal.
Rarga tampil sangat eksplosif menggunakan Neon dan berkali-kali membuka ruang masuk bagi timnya.
Enam first blood yang ia ciptakan membantu XLG menguasai babak pertama dengan keunggulan besar 9-3.
Keunggulan tersebut semakin sulit dikejar setelah XLG memenangkan pistol round kedua dan sukses menghentikan force-buy milik EDG.
Map pembuka akhirnya diamankan XLG dengan skor 13-6.
Rarga menutup Fracture dengan statistik luar biasa berupa 22 kill, 10 death, 4 assist, dan 223 ADR.
Memasuki Split, pertandingan berubah menjadi jauh lebih sengit.
EDG mulai menemukan ritme permainan lewat agresivitas duet ZmjjKK dan Smoggy yang terus memimpin entry ke dalam site lawan.
Kombinasi Jett dan Raze milik keduanya sukses membawa EDG unggul 8-4 pada akhir babak pertama.
Dua pistol round yang kembali dimenangkan membuat EDG memperlebar keunggulan menjadi 10-4.
Pada ronde ke-14, ZmjjKK juga mencatat sejarah baru sebagai pemain pertama di wilayah China yang menembus angka 3.000 kill sepanjang karier profesional regionalnya.
Meski tertinggal cukup jauh, XLG tidak menyerah begitu saja.
Mereka perlahan mengejar skor melalui beberapa execute sukses dan clutch penting dari para pemainnya.
happywei dan Rarga bahkan sempat memenangkan situasi sulit 2v4 untuk menjaga peluang tim tetap hidup.
Pertandingan kemudian berubah menjadi duel penuh tekanan hingga memasuki overtime.
Clutch demi clutch dari nobody, WsLeo, dan CHICHOO membuat kedua tim terus saling menahan momentum.
Namun pada akhirnya EDG berhasil mengunci area B dengan lebih baik dan memastikan kemenangan 15-13 di Split.
ZmjjKK kembali menjadi sorotan lewat torehan 28 kill serta delapan first blood.
Breeze kemudian menjadi titik dominasi penuh EDG.
Pertahanan mereka tampil sangat disiplin dan membuat XLG berkali-kali gagal menembus choke point penting.
EDG menutup paruh pertama dengan keunggulan telak 9-3 sebelum kembali memenangkan dua pistol round untuk mempercepat kemenangan.
Kombinasi Harbor dan Viper yang dimainkan Smoggy serta CHICHOO menjadi fondasi utama kekuatan EDG pada map ini.
Keduanya menghasilkan total 32 kill hanya dalam 18 ronde permainan.
Haven sempat memberikan harapan baru bagi XLG.
Pertandingan awal berjalan cukup seimbang sebelum XLG mulai mengambil alih kendali permainan.
EDG sebenarnya sempat unggul 4-2 berkat kemenangan pistol round dan clutch 1v2 dari nobody.
Namun momentum berubah ketika Lysoar memenangkan ronde thrifty penting melalui tiga kill menggunakan rifle.
Selepas pergantian sisi, XLG tampil jauh lebih agresif dan efektif.
Kemenangan pistol round serta bonus round membuat mereka terus menekan area A dan C yang sulit dihentikan EDG.
XLG akhirnya menutup Haven dengan skor 13-9 dan memaksa pertandingan memasuki map kelima.
Pearl menjadi penentuan segalanya.
EDG tampil menggunakan kombinasi Jett, Phoenix, dan Vyse, sedangkan XLG memilih pendekatan berbeda melalui Tejo, KAY/O, dan Chamber.
Awalnya kedua tim sempat saling mencuri thrifty round hingga skor bertahan imbang 3-3.
Namun setelah itu EDG mulai benar-benar mengendalikan permainan.
Serangan cepat serta execute agresif mereka membuat pertahanan XLG runtuh perlahan.
EDG menutup babak pertama dengan keunggulan 8-4 sebelum Smoggy memenangkan clutch penting 1v2 pada bonus round babak kedua.
Momen tersebut menjadi titik runtuhnya mental permainan XLG.
EDG akhirnya menutup Pearl dengan kemenangan telak 13-4 sekaligus memastikan trofi China Stage 1 menjadi milik mereka.
Performa luar biasa Smoggy membuatnya dinobatkan sebagai Finals MVP.
Sepanjang grand final, pemain fleksibel tersebut membukukan total 90 kill, 61 death, 46 assist, dan rating tinggi 1,41.
Sebagai juara wilayah China, EDG langsung lolos ke babak playoff Masters London yang akan dimulai pada 12 Juni.
Sementara itu, XLG bersama Dragon Ranger Gaming harus memulai perjuangan mereka lebih awal dari fase grup pada 6 Juni mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....