Gentle Mates Tumbangkan Team Liquid 2-1 di VCT EMEA 2026 Stage 1
- 10 Mei 2026 20:42 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Gentle Mates sukses menyingkirkan Team Liquid lewat kemenangan 2-1 yang ditentukan melalui penampilan sepihak pada map ketiga.
Sebelum playoff dimulai, Mates datang dengan tekanan besar setelah performa mereka dianggap belum mampu menyamai pencapaian saat Kickoff. Situasi tersebut bahkan disebut mirip dengan yang dialami BBL di fase sebelumnya.
Meski demikian, perubahan strategi dan komposisi agent akhirnya membawa dampak positif bagi Mates saat kembali berhadapan dengan Liquid dalam duel ulang pekan kelima.
Split menjadi map pembuka pilihan Mates. Pada laga ini, bipo dipindahkan dari Neon menuju Jett demi membangun komposisi yang lebih klasik bersama Raze dan Skye.
Namun perubahan tersebut belum mampu memberikan hasil maksimal.
Liquid tampil jauh lebih siap dan langsung mengambil kendali permainan sejak ronde awal. Mereka berkali-kali memenangkan situasi dengan jumlah pemain yang tidak menguntungkan hingga perlahan membangun momentum besar.
Permainan disiplin Liquid membuat mereka menutup sisi defense dengan keunggulan telak 9-3.
Keunggulan itu semakin sulit dikejar setelah Liquid juga mengamankan dua pistol round penting.
Tanpa banyak hambatan berarti, Liquid menutup Split dengan kemenangan meyakinkan 13-4.
Ascent kemudian menghadirkan pertandingan yang jauh lebih seimbang.
Mates memilih memainkan kombinasi Jett dan Phoenix, sementara Liquid mengandalkan Neon bersama Phoenix.
Babak pertama berlangsung ketat karena kedua tim terus saling bertukar ronde. Tidak ada satu pun tim yang mampu menciptakan dominasi panjang sehingga skor bertahan imbang 6-6 saat halftime.
Kebangkitan Mates dimulai pada babak kedua setelah mereka berhasil memenangkan pistol round serta bonus round.
Momentum tersebut membawa mereka unggul 10-6 dan mulai mengambil alih kontrol pertandingan.
Liquid memang masih mampu memberikan tekanan di beberapa buy round, tetapi mereka gagal memangkas jarak secara signifikan.
Mates terus menjaga konsistensi permainan hingga akhirnya mengamankan Ascent dengan skor 13-10.
Minny tampil menonjol lewat permainan solid menggunakan Cypher dengan torehan 19 kill, 11 death, 7 assist, dan rating 1,45.
Map ketiga Fracture menjadi panggung dominasi penuh Mates.
Setelah beberapa kali gagal dengan komposisi sebelumnya, Mates akhirnya mengubah pendekatan permainan dengan menempatkan marteen pada Phoenix dan memindahkan Minny ke Cypher.
Sementara itu, Liquid memainkan Fracture untuk pertama kalinya sepanjang tahun ini menggunakan kombinasi Raze-Neon dan Breach sebagai satu-satunya Initiator.
Perbedaan kesiapan kedua tim terlihat sangat jelas.
Mates tampil luar biasa agresif dan terus menekan Liquid melalui serangan cepat serta koordinasi rapi yang membuat lawan kesulitan keluar dari tekanan.
Meski sempat terjadi rollback pada ronde ke-10, dominasi Mates tetap tidak terbendung.
Mereka bahkan berhasil menutup babak pertama secara sempurna dengan keunggulan mutlak 12-0.
Liquid hanya mampu memenangkan satu pistol round pada awal babak kedua untuk menghindari kekalahan tanpa ronde.
Namun setelah itu Mates langsung mengunci pertandingan dan memastikan kemenangan telak 13-2.
marteen menjadi sosok paling bersinar di map penentuan berkat performa luar biasa dengan catatan 23 kill, 5 death, 6 assist, 393 ACS, dan rating tinggi 2,22.
Hasil ini membuat Liquid harus tersingkir lebih cepat di posisi delapan besar, sekaligus menjadi pencapaian regional terburuk mereka sejak 2024.
Di sisi lain, Mates masih menjaga harapan lolos ke Masters London dan selanjutnya akan menghadapi Eternal Fire.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....