Team Heretics Singkirkan BBL Esports di VCT EMEA 2026 Stage 1 Dengan Skor 2-0
- 10 Mei 2026 20:31 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Team Heretics berhasil menciptakan kebangkitan dramatis usai tertinggal jauh 3-9 di Ascent sebelum akhirnya menumbangkan BBL Esports dengan skor meyakinkan 2-0.
Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama datang dengan tekanan besar. Heretics sebelumnya dipaksa menyerah oleh Eternal Fire, sedangkan performa BBL di fase grup jauh dari harapan meski sempat keluar sebagai juara Kickoff.
Breeze dipilih BBL sebagai map pembuka. Tim tersebut memainkan kombinasi Neon dan Jett, sementara Heretics kembali mengandalkan strategi tidak biasa dengan duet Sage dan Chamber yang sebelumnya sukses digunakan saat menghadapi Natus Vincere.
Sejak ronde awal, Heretics tampil jauh lebih stabil saat bertahan. Mereka sukses memenangkan ronde eco penuh di ronde kedua lalu melanjutkannya dengan retake 2v4 pada ronde keempat untuk menciptakan keunggulan awal 4-1.
Koordinasi retake milik Heretics benar-benar menjadi masalah besar bagi BBL. Berkali-kali serangan mereka gagal dipertahankan hingga Heretics perlahan menjauh dan mengakhiri paruh pertama dengan skor 8-4.
Memasuki sisi kedua, Heretics tidak menurunkan intensitas permainan. Mereka langsung mengamankan pistol round serta bonus round untuk memperbesar tekanan kepada lawan.
BBL terlihat kesulitan menemukan celah dan akhirnya harus menyerahkan Breeze dengan skor telak 13-4.
koshmaras menjadi pemain paling bersinar di map pembuka setelah membukukan statistik impresif berupa 19 kill, 10 death, 6 assist, dan 295 ACS.
Pertandingan kemudian berpindah ke Ascent yang menghadirkan duel jauh lebih sengit.
BBL mencoba pendekatan berbeda dengan memainkan komposisi double-Sentinel menggunakan Deadlock dan Cypher demi meredam agresivitas Heretics yang memakai kombinasi Neon dan Jett.
Strategi tersebut awalnya berjalan sangat efektif. Pertahanan BBL tampil nyaris sempurna dengan penguasaan site yang solid serta pemanfaatan GravNet untuk menjebak pemain lawan.
Heretics dibuat tidak berkutik dan harus tertinggal jauh 3-9 saat halftime.
Meski berada di ujung kekalahan, Heretics perlahan mulai bangkit selepas pergantian sisi.
Mereka membuka peluang comeback lewat kemenangan pistol round sebelum mulai mengejar ketertinggalan melalui retake-retake disiplin yang membuat permainan BBL kehilangan arah.
BBL sebenarnya sempat memperoleh tiga kesempatan untuk mengakhiri map, namun Heretics terus bertahan dan memaksa pertandingan berlanjut ke overtime.
Titik balik terbesar terjadi ketika Heretics memenangkan ronde attack 3v5 untuk membalikkan momentum dan unggul 13-12.
Setelah itu, Heretics tampil semakin percaya diri dan sukses menutup ronde defense terakhir demi mengamankan kemenangan 14-12.
benjyfishy tampil sebagai pemain dengan kill terbanyak lewat torehan 24 eliminasi, sedangkan Wo0t menjadi motor kebangkitan Heretics melalui permainan agresif Jett yang menghasilkan 20 kill penting.
Kemenangan ini membuat Heretics tetap bertahan di lower bracket dan akan menghadapi FNATIC pada pertandingan berikutnya.
Sementara itu, perjalanan BBL di Stage 1 resmi terhenti di posisi delapan besar meski sebelumnya sempat meraih gelar Kickoff.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....