Vitality Akhiri Kutukan Lawan FNATIC Dengan Skor 2-0 dan Lolos ke Masters London
- 10 Mei 2026 20:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Team Vitality akhirnya berhasil mematahkan kutukan panjang saat menghadapi FNATIC dan memastikan diri kembali tampil di panggung internasional.
Pertandingan ini menjadi duel ulang antara kedua tim setelah pertemuan mereka pada pekan kedua sebelumnya. Selain menjadi laga penting perebutan tiket Masters London, pertandingan ini juga menjadi kesempatan Vitality menghentikan rekor buruk mereka atas FNATIC.
Selama lima tahun terakhir, Vitality selalu gagal menang dalam delapan pertemuan melawan FNATIC. Namun kali ini keadaan berubah total.
Breeze yang dipilih FNATIC menjadi pembuka seri. Kedua tim menggunakan komposisi agent yang hampir identik dengan Harbor dan KAY/O sebagai fondasi utama permainan.
Perbedaan terbesar hadir dari pilihan Duelist. Derke menggunakan Jett untuk Vitality, sedangkan kaajak bermain memakai Neon.
Pilihan tersebut terbukti sangat efektif bagi Vitality. Derke tampil brutal saat menjaga area pertahanan dan terus menekan mantan timnya menggunakan kombinasi Outlaw serta Operator.
Sepanjang satu babak saja, Derke berhasil mengoleksi 20 kill dan membuat FNATIC kesulitan mengembangkan permainan.
Vitality pun mendominasi jalannya pertandingan hingga unggul jauh 9-3 sebelum pergantian sisi.
Kemenangan pistol round kedua semakin memperbesar tekanan terhadap FNATIC. Tanpa banyak perlawanan berarti, Vitality mengakhiri Breeze dengan skor mencolok 13-4.
Derke menjadi sosok paling bersinar di map pertama setelah mencatat statistik impresif berupa 26 kill, 8 death, 4 assist, 392 ACS, serta rating fantastis 2,09.
Memasuki Haven sebagai map kedua pilihan Vitality, FNATIC sempat terlihat akan membawa pertandingan menuju map penentuan.
Mereka tampil agresif sejak awal dan sukses memenangkan ronde eco penting setelah menghukum pergerakan Mid dari Vitality.
Keunggulan demi keunggulan terus dikumpulkan FNATIC hingga mereka memimpin 9-3 pada akhir babak pertama.
kaajak tampil tajam sepanjang paruh pertama dan menjadi pemain dengan jumlah kill terbanyak saat halftime berkat torehan 16 eliminasi menggunakan Neon.
Namun keadaan berubah drastis selepas pergantian sisi.
Vitality mulai menemukan momentum melalui kemenangan pistol round dan bonus round yang membuat jarak skor perlahan menipis.
FNATIC sempat mencoba menghentikan kebangkitan lawan lewat kemenangan thrift pada ronde ke-16, tetapi momentum kembali berpindah setelah Jamppi dan PROFEK memenangkan clutch 2v4 krusial dua ronde berikutnya.
Dari situ Vitality berhasil menyamakan kedudukan menjadi 10-10 dan membuat pertandingan semakin panas.
Kedua tim terus saling balas ronde hingga duel harus ditentukan lewat overtime.
Meski sama-sama kesulitan mempertahankan area defense, Vitality tampil lebih tenang dalam situasi genting.
Mereka sukses memenangkan ronde defense pertama di overtime untuk mendapatkan match point sebelum akhirnya memastikan kemenangan dramatis 15-13.
Kemenangan ini sekaligus menandai kebangkitan Vitality setelah sempat tampil tidak konsisten di fase grup dengan rekor 2-3.
Kini mereka berhasil mencatat kemenangan beruntun di upper bracket dan memastikan tiket menuju ajang internasional pertama sejak Masters Bangkok.
Di sisi lain, FNATIC harus melanjutkan perjuangan lewat lower bracket dan menunggu pemenang laga antara Team Heretics kontra BBL Esports sebagai lawan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....