RRQ Tumbangkan DFM 2-1, Dominasi Berlanjut di VCT Pacific 2026 Stage 1

  • 10 Mei 2026 17:53 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Rex Regum Qeon kembali membuktikan diri sebagai mimpi buruk bagi DetonatioN FocusMe usai memenangkan duel ketiga mereka musim ini. Hasil tersebut membuat RRQ mempertahankan rekor sempurna tanpa kekalahan melawan DFM sepanjang tahun 2026 sekaligus memperpanjang dominasi mereka menjadi lima kemenangan beruntun sejak era franchise VCT dimulai.

DFM mencuri perhatian sejak awal dengan memilih Ascent, map yang baru kembali ke rotasi kompetitif. Mereka juga menjadi tim pertama di wilayah Pacific yang berani memainkan map tersebut dalam pertandingan resmi sejak comeback-nya.

Di map pembuka itu, DFM terlihat jauh lebih matang dalam mengeksekusi strategi. Akame yang kini dipercaya menjadi motor utama permainan menggunakan Neon tampil sangat agresif ketika menyerang. Ia terus membuka ruang melalui duel awal dan membantu DFM menciptakan tujuh ronde kemenangan tanpa henti.

RRQ memang sempat memangkas ketertinggalan menjadi 8-4 sebelum pergantian sisi, tetapi ketika giliran menyerang, permainan mereka tidak berkembang maksimal.

Sementara itu, Meiy tampil luar biasa di lini pertahanan. Bermain menggunakan Jett, ia begitu dominan dalam duel pembuka dan membuat RRQ kesulitan membangun momentum hingga DFM mengamankan kemenangan Ascent dengan skor 13-9.

Situasi berubah drastis ketika pertandingan memasuki Breeze, map pilihan RRQ. Sebelumnya, Breeze hampir tidak pernah dimainkan DFM sepanjang Stage 1 karena selalu masuk daftar ban mereka.

RRQ memanfaatkan kondisi tersebut dengan memainkan komposisi agresif berbasis Neon, Harbor, dan Viper. Sebaliknya, DFM mencoba mengimbanginya melalui kombinasi double-Controller dan double-Duelist.

Awalnya RRQ terlihat akan menang mudah setelah memimpin 7-5 di paruh pertama lalu menyapu pistol round serta anti-eco di babak berikutnya.

Namun DFM sempat mengguncang permainan lewat lima ronde beruntun yang membuat RRQ kehilangan kendali pertandingan.

Meski begitu, RRQ berhasil bangkit tepat waktu. Mereka merebut kembali momentum pada ronde-ronde akhir dan menutup Breeze dengan kemenangan ketat 13-11 untuk memaksakan laga berlanjut ke map ketiga.

Lotus kembali menjadi penentu seperti pertemuan mereka sebelumnya di fase grup. Kedua tim tetap menggunakan komposisi yang sama, tetapi kali ini permainan lebih condong menguntungkan sisi attack.

DFM hanya mampu mengumpulkan enam ronde ketika menyerang walaupun duet Meiy dan Akame masih cukup aktif menghasilkan kill penting.

Di sisi lain, Jemkin tampil sebagai pembeda terbesar dalam pertandingan tersebut. Menggunakan Chamber, ia berkali-kali mematikan langkah lawan lewat permainan Operator yang sangat disiplin.

Pendekatan RRQ di Lotus juga terlihat jauh lebih rapi. Toxic Screen milik xffero terus memberi tekanan ke area A Site, sementara tempo lambat yang diterapkan RRQ membuat Jemkin bebas mencari celah menggunakan Operator maupun Tour de Force.

Dominasi RRQ akhirnya tak mampu dibendung. Mereka tampil sangat efektif saat menyerang dan hanya kehilangan sedikit ronde sebelum menutup Lotus 13-8 sekaligus memastikan langkah DFM terhenti di turnamen ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....