Kampanye Digital Bantu Orang Tua Atur Gaming Anak
- 02 Mei 2026 17:00 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Singapura bersama mitra industri meluncurkan inisiatif baru untuk membantu orang tua memahami dan mengelola kebiasaan bermain gim daring anak. Program ini menghadirkan berbagai sumber edukasi dan aktivitas interaktif yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan dalam penggunaan teknologi digital di kalangan keluarga.
Materi yang disediakan mencakup konten edukatif seperti kuis daring, flipboard, serta kartu percakapan yang dapat digunakan keluarga untuk berdiskusi bersama. Topik yang diangkat meliputi batasan digital, keamanan daring, serta peran orang tua dalam mendampingi anak saat berinteraksi di dunia gim.
| Baca juga: Untukmu yang Sempat Mengeluh |
Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Infocomm Media Development Authority (IMDA) dan perusahaan teknologi Tencent. Program tersebut menjadi bagian dari kampanye digital well-being yang mendukung gerakan nasional Digital for Life, dengan tujuan membangun kebiasaan digital yang sehat di masyarakat.
Sebagai bagian dari kampanye, pameran interaktif akan digelar di sejumlah perpustakaan umum di Singapura. Kegiatan pertama dijadwalkan berlangsung di Woodlands Regional Library saat libur sekolah Juni, disusul di HarbourFront Centre Community Library pada Oktober, serta Jurong Regional Library pada Desember 2026.
| Baca juga: 7 Prajurit Bapak, Diangkat ke Layar Lebar |
Melalui rangkaian kegiatan ini, penyelenggara menargetkan dapat menjangkau sekitar 4.000 peserta hingga akhir 2026. Selain pameran, juga akan diadakan lokakarya selama satu jam yang memberikan panduan praktis bagi orang tua dalam memahami kebiasaan bermain gim anak serta cara terlibat secara positif.
Program ini juga diperkuat dengan dukungan pendanaan untuk gerakan Digital for Life, yang difokuskan pada peningkatan literasi digital, inklusi teknologi, serta kesejahteraan digital masyarakat. Pemerintah setempat turut memberikan dukungan dana untuk memperluas dampak kegiatan ini di berbagai komunitas.
Kehadiran kampanye ini menjadi respons atas meningkatnya kekhawatiran terhadap penggunaan layar di kalangan anak-anak. Berbagai kebijakan lain juga telah diterapkan, termasuk pembaruan panduan penggunaan gawai serta pembatasan penggunaan ponsel di sekolah, guna menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan aman bagi generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....