700 Pelatih Dari Seluruh Dunia Ditunjuk untuk Esports Nations Cup 2026
- 24 Apr 2026 14:04 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Lebih dari 700 pelatih gim resmi ditunjuk untuk mewakili lebih dari 100 negara dan wilayah dalam ajang Esports Nations Cup (ENC) 2026. Penunjukan ini menandai dimulainya proses pembentukan tim nasional esports yang akan berlaga pada kompetisi global tersebut. ENC sendiri dijadwalkan berlangsung di Riyadh pada 2 hingga 29 November 2026.
Para pelatih yang ditunjuk berasal dari mitra tim nasional (National Team Partners/NTP) dan kini memegang peran penting dalam menyusun komposisi skuad. Mereka bertanggung jawab menyeleksi pemain terbaik, merancang strategi permainan, serta membangun tim yang kompetitif sebelum batas akhir penyusunan roster pada 10 Mei mendatang.
Komposisi pelatih ini diambil dari lebih dari 90 organisasi esports ternama dunia. Di dalamnya terdapat kombinasi figur berpengalaman, juara dunia, hingga talenta baru yang tengah berkembang di ekosistem esports masing-masing negara. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjembatani pengembangan tim lokal dengan standar kompetisi internasional.
Dalam sejumlah gim populer, deretan pelatih ternama turut ambil bagian. Untuk League of Legends, nama besar seperti Dylan Falco akan bersaing dengan pelatih muda potensial dari berbagai negara. Sementara di Rocket League, pengalaman juara dunia dibawa oleh ViolentPanda, di sisi lain muncul pula pelatih muda seperti d7oom-24 yang memimpin tim dari Arab Saudi.
Menariknya, sejumlah penunjukan juga melibatkan kolaborasi lintas negara. Misalnya, pelatih asal Swedia Fabian Hällsten dipercaya menangani tim Amerika Serikat untuk Rainbow Six Siege, sementara Guilherme “gohaN” Alf dari Brasil akan melatih tim Indonesia. Fenomena ini mencerminkan semakin terbukanya kolaborasi global dalam dunia esports.
Partisipasi pelatih perempuan juga semakin terlihat dalam ajang ini. Beberapa nama seperti Camila “Mia” López di PUBG MOBILE, Nikol “Kehayoyo” Kehayova untuk Polandia, hingga Sabrina “SYA” Starke dan Angela “Kaylio” Sun Zhou di gim lain menunjukkan peran perempuan yang kian signifikan dalam membangun tim esports di berbagai negara.
"Esports Nations Cup sedang dibangun secara bertahap, dan penunjukan pelatih tim merupakan lapisan penting berikutnya dalam struktur tersebut. Jika tim membuat esports mudah dipahami oleh publik luas, maka pelatihlah yang membuatnya kredibel di mata pemain dan penggemar. Mereka membawa identitas, arah, dan standar bagi setiap tim. Dengan lebih dari 700 pelatih yang kini tersebar di lebih dari 100 mitra tim nasional, kami sedang mewujudkan konsep kompetisi berbasis negara menjadi sesuatu yang nyata, terstruktur, dan siap tampil di panggung dunia,” ujar Ralf Reichert, CEO Esports Foundation.
Ke depan, pengumuman pelatih dari negara atau wilayah yang belum memiliki NTP akan dilakukan secara bertahap. Sementara itu, proses seleksi pemain terus berjalan, termasuk melalui jalur kualifikasi terbuka untuk nomor individu maupun beberapa cabang tim lainnya.
Melalui format kompetisi berbasis negara, ENC diharapkan mampu menghadirkan wajah baru dalam kalender esports dunia. Selain membuka peluang bagi pemain untuk tampil di panggung global, ajang ini juga memperkuat koneksi antara komunitas lokal dengan ekosistem kompetisi internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....