ENC 2026 Umumkan 16 Game Esports yang Dipertandingkan!

  • 11 Apr 2026 11:40 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Esports Nations Cup 2026 (ENC) resmi merilis daftar lengkap game yang akan dipertandingkan dalam ajang perdananya. Turnamen berskala internasional ini diproyeksikan melibatkan lebih dari 100.000 pemain dari 100 negara dan wilayah melalui berbagai tahapan kualifikasi sepanjang tahun 2026.

Kompetisi yang digagas oleh Esports Foundation (EF) ini akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada 2 hingga 29 November 2026. Ratusan turnamen seleksi akan menjadi pintu masuk bagi para pemain untuk mendapatkan kesempatan mewakili negaranya di panggung dunia.

Sebanyak 16 judul game dipastikan masuk dalam daftar pertandingan, mencerminkan keberagaman komunitas esports global. Game-game tersebut antara lain:

  • Apex Legends

  • Chess

  • Counter-Strike 2

  • Dota 2

  • EA SPORTS FC

  • Fatal Fury

  • Honor of Kings

  • League of Legends

  • Mobile Legends: Bang Bang

  • PUBG: Battlegrounds

  • PUBG MOBILE

  • Tom Clancy’s Rainbow Six Siege

  • Rocket League

  • Street Fighter 6

  • Trackmania

  • VALORANT.

Chief Games Officer Esports Foundation, Fabian Scheuermann, menjelaskan bahwa pemilihan game dilakukan dengan pendekatan inklusif agar dapat menjangkau berbagai komunitas di seluruh dunia.

“Daftar game ENC 2026 tidak disusun hanya berdasarkan game paling populer, tetapi untuk menciptakan jangkauan yang seluas mungkin. Tidak ada satu game pun yang bisa mewakili semuanya, setiap judul memiliki komunitas dan wilayah masing-masing, dan menyatukannya adalah kunci agar ENC benar-benar terbuka. Hal yang sama berlaku untuk jangkauan nasional: ada game yang membuka peluang di beberapa negara, ada juga yang menjangkau puluhan negara. Bersama para mitra, kami membangun panggung bersama bagi jutaan orang, membuka kesempatan bagi talenta untuk berkembang, serta memberi alasan bagi komunitas untuk mendukung tim mereka, sehingga esports dapat menjangkau seluruh penjuru dunia,” ujarnya.

Kehadiran ENC menandai babak baru dalam dunia esports dengan memperkenalkan format kompetisi berbasis negara secara terstruktur dan berkelanjutan. Setiap negara diberi ruang untuk membentuk tim nasional serta mengembangkan sistem pembinaan atlet menuju level internasional.

Selain itu, turnamen ini juga membawa komitmen pendanaan besar, dengan total dana mencapai US$45 juta. Dari jumlah tersebut, US$20 juta dialokasikan sebagai hadiah yang akan diberikan langsung kepada pemain dan pelatih di seluruh cabang game yang dipertandingkan.

Skema hadiah yang diterapkan bersifat merata, di mana setiap pemain dan pelatih akan menerima nominal yang sama sesuai dengan posisi akhir tim. Juara pertama berhak atas US$50.000 per pemain, disusul posisi kedua sebesar US$30.000, dan peringkat ketiga sebesar US$15.000, sehingga menciptakan sistem penghargaan yang transparan dan konsisten.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....