Debut Kuat! Nongshim RedForce Kalahkan Gentle Mates 2-0 di Playoff Masters Santiago
- 07 Mar 2026 12:10 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Nongshim RedForce membuka kiprah mereka di panggung internasional dengan hasil impresif setelah mengalahkan Gentle Mates dengan skor 2-0 pada hari pertama babak playoff Masters Santiago.
Pertemuan ini mempertemukan dua tim yang relatif baru tampil di level global, namun sama-sama datang dengan catatan performa mengesankan. Nongshim RedForce berstatus juara Pacific Kickoff, sementara Gentle Mates sebelumnya melaju tanpa kekalahan sepanjang fase Swiss.
Meski kalah, Gentle Mates tetap memberikan perlawanan sengit. Dua map yang dimainkan, Haven dan Corrode, sama-sama berakhir dengan skor ketat 13-10. Namun agresivitas khas Nongshim, terutama melalui permainan Neon dari Dambi yang sangat dominan, menjadi faktor penentu kemenangan.
Pada map Haven, kedua tim datang dengan rekor tak terkalahkan serta komposisi agen yang mirip, yakni Neon dan Yoru. Perbedaan terlihat pada pilihan agen lain: Nongshim memakai Omen dan Killjoy, sedangkan Gentle Mates mengandalkan Astra dan Cypher. Strategi tipuan di ronde pistol yang diikuti aksi 4 kill dari marteen di ronde bonus membuat Gentle Mates unggul cepat 4-0.
Setelah mengambil jeda taktis, Nongshim mulai membalikkan keadaan. Permainan agresif di berbagai area peta membuat mereka berhasil mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menutup paruh pertama dengan keunggulan 7-5.
Memasuki babak kedua, Dambi dan Ivy tampil sebagai penggerak utama tim. Dambi memperlebar keunggulan melalui tiga kill di ronde pistol serta clutch 1v3 di ronde berikutnya, menggagalkan upaya eco penuh dari lawan. Sementara itu, Ivy menutup map dengan aksi gemilang 4 kill dalam situasi 1v2, memastikan kemenangan 13-10.
Walau Gentle Mates kalah, marteen menunjukkan performa luar biasa dengan catatan KDA 28/18/6, rating tertinggi di server sebesar 1,67, serta rekor first kill tanpa kematian 5-0. Namun statistik tersebut belum cukup untuk membawa timnya meraih kemenangan. Di kubu Nongshim, Ivy tampil efektif dengan KDA 24/13/3 serta rating 1,43.
Pada map pilihan Nongshim, Corrode, Gentle Mates mencoba strategi berbeda dengan komposisi unik yang menempatkan marteen sebagai Phoenix dan Minny menggunakan KAY/O.
Nongshim memenangi ronde pistol pertama, tetapi Gentle Mates langsung merespons lewat force buy menggunakan Stinger untuk kembali unggul 4-1. Setelah kembali mengambil timeout, Nongshim berhasil menyamakan skor 4-4 melalui serangkaian serangan dan pertahanan kuat di site B. Namun Gentle Mates tetap menutup babak pertama dengan keunggulan 7-5 setelah beberapa serangan B berhasil dan clutch 1v2 dari GLYPH pada ronde ke-11.
Babak kedua berlangsung sangat sengit. Nongshim sempat kehilangan ronde pistol, tetapi berhasil membalikkan situasi melalui ronde eco dengan dua pembelian Bucky, di mana Dambi berperan penting membuka ruang sekaligus mengamankan kill. Momentum tersebut membawa Nongshim memimpin 10-8 sebelum aksi thrifty dramatis 2v5 dari starxo dan GLYPH menyamakan skor menjadi 10-10.
Memasuki ronde penentuan, Dambi dan Ivy kembali menjadi penentu. Ivy memenangkan duel 1v1 melawan GLYPH, sementara Dambi mengunci dua ronde terakhir lewat multikill menggunakan Judge yang agresif, memastikan kemenangan Nongshim 13-10 sekaligus menutup seri 2-0.
Francis yang memainkan Yoru mencatatkan 23 kill pada map tersebut, sedangkan Ivy menjadi pemain dengan jumlah kill terbanyak sepanjang seri dengan total 46 eliminasi. Dambi juga tampil luar biasa dengan 41 kill serta rasio first kill berbanding kematian 11-2.
Kemenangan ini membuat Nongshim RedForce melaju di jalur upper bracket dan dijadwalkan kembali bertanding pada Senin, 9 Maret melawan pemenang duel antara All Gamers dan G2 Esports. Sementara itu, Gentle Mates yang turun ke lower bracket akan menunggu lawan berikutnya pada pertandingan hari Minggu, 8 Maret 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....