T1 Singkirkan EDward Gaming 2-0 dari Valorant Masters Santiago 2026
- 04 Mar 2026 21:00 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Laga bertajuk “Autumn Derby” berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi T1. Wakil Korea Selatan itu menumbangkan EDward Gaming dua map langsung pada pertandingan eliminasi Swiss Stage Day 4 VCT Masters Santiago 2026, memaksa tim asal Tiongkok tersebut tersingkir tanpa satu pun kemenangan map di Chile.
Pertemuan ini menjadi sorotan bukan hanya karena deretan pemain bintang yang tampil, tetapi juga karena pelatih EDG, Autumn, untuk pertama kalinya menghadapi mantan tim yang pernah ia tangani. Narasi emosional tersebut menambah tensi duel yang sejak awal sudah diprediksi berjalan panas.
Bind, pilihan T1, menjadi panggung dominasi total. Mengandalkan komposisi dua Duelist yang memberi ruang besar bagi BuZz dan iZu untuk bermain agresif, T1 langsung mengambil alih kendali. Di sisi lain, EDG mencoba mengimbangi dengan memaksimalkan peran Chamber dan Duelist tunggal mereka. Namun perbedaan tempo dan koordinasi terlihat jelas. T1 melesat cepat, mengumpulkan ronde demi ronde tanpa memberi ruang bernapas bagi lawan. Skor 13-1 menutup map pertama dengan kontras yang mencolok.
Berlanjut ke Haven, map pilihan EDG, pertandingan berjalan lebih kompetitif. Kedua tim sama-sama dikenal kuat di peta ini. EDG sempat membuka asa lewat kemenangan pistol round dan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Namun pendekatan defensif agresif dari T1 mengacaukan ritme permainan EDG yang seharusnya bisa lebih efektif dengan tempo lambat.
Walau EDG mampu menciptakan jarak skor di pertengahan laga, momentum tersebut tidak bertahan lama. KangKang tampil produktif dan menjadi tulang punggung timnya dalam perolehan kill, tetapi dukungan dari rekan setim belum cukup konsisten. T1, yang sudah lebih dulu unggul sejak paruh pertama, mampu menjaga stabilitas permainan hingga akhirnya mengamankan Haven 13-10.
Secara keseluruhan, kontribusi individu dari kubu T1 menjadi pembeda. Beberapa pemain mereka menembus angka 30 kill dalam seri ini, menunjukkan kedalaman performa tim. Sementara di pihak EDG, hanya satu pemain yang mampu mencatat angka signifikan, membuat beban pertandingan terasa timpang.
Kekalahan ini memastikan EDward Gaming mengakhiri perjalanan mereka di Masters Santiago lebih cepat dari harapan. Tanpa kemenangan map dan dengan catatan dua kekalahan, tim akan kembali ke kompetisi domestik untuk mempersiapkan diri menghadapi China Stage 1 yang dimulai akhir Maret. Sementara itu, T1 menjaga asa tetap hidup dan melangkah lebih jauh di turnamen internasional tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....