Exploria Mandai Hadirkan Petualangan Alam Digital Imersif Dunia
- 23 Feb 2026 21:43 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pengunjung kini dapat menjelajahi dunia prasejarah hingga habitat ekstrem melalui Exploria, wahana multimedia terbaru di Mandai Wildlife Reserve, Singapura. Atraksi bertema alam dalam ruangan ini resmi dibuka pada 3 Maret dan menjadi salah satu destinasi multimedia bertema alam terbesar di Asia Tenggara.
Exploria menghadirkan pengalaman eksplorasi berbagai ekosistem yang sulit direplikasi di kebun binatang konvensional. Mulai dari dinginnya wilayah Arktik hingga panas gurun, pengunjung diajak memasuki dunia tersembunyi alam melalui teknologi interaktif dan permainan berbasis multimedia.
Berdiri di area seluas 10.000 meter persegi atau sekitar seperempat luas Padang di Singapura, Exploria menawarkan lima dunia imersif yang terbagi dalam dua lantai. Melalui rekaman dunia nyata, instalasi digital, serta simulasi interaktif, pengunjung dapat memahami cara kerja ekosistem bumi, proses adaptasi spesies, hingga dampak pilihan manusia terhadap keseimbangan alam.
Perjalanan dimulai dari zona Our Interconnected World, pusat utama Exploria yang menampilkan Biopool dengan bola LED raksasa setinggi empat meter. Setiap interaksi pengunjung memunculkan pulsa cahaya secara real time, menggambarkan bagaimana tindakan kecil dapat menciptakan perubahan besar bagi planet ini.
Atraksi ini juga menghadirkan pertunjukan cahaya dan suara bertajuk The Planet Awakens yang digelar enam kali setiap hari, menampilkan keterhubungan kehidupan di bumi melalui warna dan ritme dinamis.
Pengunjung dibekali gelang RFID ramah lingkungan untuk membuat avatar digital, mengaktifkan instalasi interaktif, mengumpulkan lencana, hingga membuka spot foto unik di seluruh area wahana.
Di zona Realm of the Giants, pengunjung dapat bertemu hewan raksasa dari masa prasejarah hingga modern melalui patung berukuran nyata seperti Tyrannosaurus rex dan giant ground sloth yang dihidupkan dengan teknologi augmented reality, efek suara, serta getaran lantai.
Sementara itu, Micro Worlds mengajak pengunjung melihat kehidupan mikroskopis seperti tardigrada, plankton, dan lebah melalui proyeksi interaktif yang memperbesar organisme tak kasatmata.
Pengalaman ekstrem berlanjut di AI Extreme Frontiers, tempat pengunjung merasakan simulasi lingkungan paling menantang di bumi, mulai dari gurun, tundra Arktik, dataran tinggi, hingga kota modern dengan suhu antara 4 hingga 40 derajat Celsius serta hembusan angin hingga 70 kilometer per jam.
Zona Infinite Wonderland menampilkan kekayaan biodiversitas hutan hujan dan terumbu karang, sedangkan World of Darkness membawa pengunjung menjelajah labirin gelap yang memperkenalkan spesies yang hidup tanpa cahaya di gua dan laut dalam.
Exploria juga menyisipkan pesan konservasi melalui momen interaktif ketika layar tiba-tiba menampilkan ajakan menjaga alam dan satwa liar. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran bahwa manusia merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem bumi.
Atraksi ini buka pukul 11.00 hingga 20.00 pada hari kerja dan hingga pukul 21.00 saat akhir pekan serta hari libur. Harga tiket masuk dipatok 38 dolar Singapura untuk dewasa dan 28 dolar Singapura bagi anak-anak serta pelajar.
Kehadiran Exploria diharapkan menjadi destinasi edukasi sekaligus hiburan yang menggabungkan teknologi, sains, dan pesan pelestarian lingkungan dalam satu pengalaman imersif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....