Ghost in the Cell Disambut Hangat Berlinale
- 20 Feb 2026 19:06 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Film terbaru karya sutradara Indonesia, Joko Anwar, berjudul Ghost in the Cell mendapat sambutan hangat dalam pemutaran perdana dunia di ajang Berlin International Film Festival atau Berlinale. Antusiasme penonton terlihat sejak awal, dengan seluruh tiket pemutaran terjual habis. Usai pemutaran, film tersebut mendapat tepuk tangan gemuruh serta respons positif dari para penonton internasional.
Kehadiran Ghost in the Cell di salah satu festival film paling bergengsi di dunia menjadi capaian penting bagi perfilman Indonesia. Dalam sesi world premiere, sejumlah penonton dan kritikus memuji keberanian film ini dalam memadukan berbagai genre, mulai dari humor gelap, horor supernatural, hingga sindiran sosial-politik yang relevan dengan kondisi masyarakat modern.
Secara premis, Ghost in the Cell berkisah tentang seorang mantan aktivis yang mendekam di dalam sel penjara tua dengan sejarah kelam. Di balik jeruji, ia mulai mengalami teror dari sosok tak kasatmata yang diyakini sebagai arwah korban ketidakadilan masa lalu. Teror tersebut perlahan membuka rahasia besar tentang praktik kekuasaan, manipulasi hukum, serta trauma kolektif yang selama ini terkubur. Kisah ini tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga refleksi tentang suara yang dibungkam dan kebenaran yang terus mencari jalan keluar.
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama Indonesia yang menghadirkan performa kuat dan emosional dalam membangun atmosfer cerita. Chemistry antar-pemeran memperkuat nuansa mencekam sekaligus satir yang menjadi ciri khas penyutradaraan Joko Anwar. Pendekatan visual yang gelap dan simbolik turut mempertegas pesan sosial yang ingin disampaikan.
Diproduksi oleh rumah produksi Come and See Pictures, Ghost in the Cell dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April mendatang. Setelah mendapatkan apresiasi di Berlinale, film ini diharapkan mampu menarik perhatian penonton tanah air sekaligus memperluas jangkauan perfilman Indonesia di kancah internasional.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa karya sineas Indonesia semakin diperhitungkan di panggung dunia. Sambutan meriah di Berlin menjadi langkah awal perjalanan Ghost in the Cell sebelum menyapa publik yang lebih luas di layar lebar nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....