Pulangkan DFM 2-0, Paper Rex Selangkah Lagi menuju Masters Santiago
- 15 Feb 2026 00:16 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Paper Rex tampil tanpa hambatan saat menyingkirkan DetonatioN FocusMe lewat kemenangan cepat 2-0 dalam laga eliminasi. Kekalahan ini memastikan DFM angkat kaki dari turnamen di peringkat kelima, sementara Paper Rex melaju ke final lower bracket.
Pertandingan pembuka di Haven menghadirkan komposisi agen yang tidak lazim, di mana kedua tim sama-sama menurunkan Phoenix, Yoru, dan Chamber. Perbedaan hanya terlihat pada peran controller—SSeeS memilih Astra, sedangkan f0rsakeN menggunakan Omen. Meski DFM sempat unggul lewat pistol round pertama, tempo agresif dan duel individu khas Paper Rex langsung membalikkan keadaan hingga menutup paruh pertama dengan keunggulan 8-4.
Memasuki babak kedua, DFM kembali mencuri momentum melalui pistol round, membuat laga berlangsung sengit. Namun situasi krusial di skor 11-11 menjadi titik balik ketika f0rsakeN meledak dengan empat kill penting yang mengamankan kemenangan 13-11. something menjadi pemain paling produktif di peta ini dengan 24 kill dan catatan 207 ADR saat memainkan Yoru.
Peta Split menghadirkan cerminan komposisi sempurna, dengan kedua tim sama-sama mengandalkan duet Raze–Yoru. Awal pertandingan langsung dikuasai Paper Rex setelah d4v41 seorang diri memastikan bonus round, membawa timnya unggul cepat 3-0.
Setelah itu, pertahanan Paper Rex nyaris tak tertembus. DFM kesulitan membangun ronde, sementara PRX terus menekan melalui aksi individu yang menentukan—mulai dari 3K bersih d4v41 hingga clutch mustahil something yang memenangkan situasi 1v2 menggunakan Operator di tengah Viper’s Pit. Keunggulan 10-2 di paruh pertama berujung pada penutupan cepat dengan skor telak 13-2. d4v41 dan f0rsakeN sama-sama menorehkan statistik mencolok dengan masing-masing 17 dan 18 kill.
Kemenangan ini menempatkan Paper Rex hanya satu langkah dari menyelesaikan perjalanan mereka di lower bracket. Mereka akan menantikan tim yang kalah dari duel T1 melawan Rex Regum Qeon pada laga final lower bracket, yang akan menentukan satu tiket terakhir Pacific menuju Masters Santiago.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....