EDward Gaming Singkirkan DRG Lewat Reverse Sweep Dramatis

  • 08 Feb 2026 17:55 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - EDward Gaming (EDG) sukses menghindari eliminasi usai menumbangkan Dragon Ranger Gaming (DRG) melalui kemenangan dramatis dengan skema reverse sweep di ajang VCT China Kickoff 2026. Hasil ini membuat EDG tinggal selangkah lagi menjaga asa tampil di Masters Santiago, setelah melalui laga penentuan yang sarat tekanan.


Pertandingan diawali di Split, peta pilihan EDG. KangKang diturunkan menggunakan Neon sebagai penyesuaian atas evaluasi pendekatan Duelist sebelumnya. Kedua tim sama-sama mengandalkan kombinasi Neon dan Yoru, namun EDG memilih dua Controller Omen dan Viper, sementara DRG hanya memakai Omen dengan Cypher sebagai Sentinel. Permainan berjalan seimbang sejak awal hingga skor 6-6 saat turun minum.

Situasi berubah di paruh kedua ketika DRG tampil lebih disiplin di lini pertahanan. Flex1n mulai konsisten memenangkan duel, sedangkan vo0kashu kembali menunjukkan peran vitalnya sebagai penjaga site. Tekanan berlapis membuat serangan EDG kerap mentok, hingga DRG mengamankan Split dengan skor ketat 13-11, dipimpin kontribusi kill tinggi dari Flex1n dan vo0kashu.

Momentum berbalik drastis di Pearl. Meski menjadi peta pilihan DRG, EDG justru mendominasi penuh. Bermain agresif sejak attack side, cb dan KangKang tak terbendung dengan hujan frag yang menghasilkan keunggulan mencolok 11-1 di paruh pertama. DRG sempat merebut pistol round, namun kegagalan menjaga ekonomi langsung memupus harapan, dan EDG mengunci kemenangan telak 13-2.

Laga berlanjut ke Corrode sebagai peta penentuan. DRG mengusung komposisi Gekko dengan dua Duelist, sementara EDG mempertahankan racikan Phoenix–Yoru yang didukung Sage. EDG membawa kepercayaan diri tinggi, membuka laga dengan enam ronde beruntun di defense dan menutup paruh pertama dalam posisi nyaman 8-4.

Saat berganti ke sisi attack, permainan EDG semakin terkontrol. Mereka membaca celah pertahanan DRG, khususnya pada penempatan utilitas Cypher. Tekanan konstan dari cb serta pemanfaatan kemampuan Phoenix milik KangKang membuat DRG kesulitan mengatur ulang pertahanan, hingga EDG menuntaskan Corrode dengan skor 13-6.

cb tampil sebagai penyumbang frag terbanyak di kubu EDG dengan total 52 kill, sementara KangKang berperan krusial lewat dominasi duel pembuka dengan rasio 13-3. Meski vo0kashu mencatatkan kill tertinggi sepanjang laga, kekuatan kolektif EDG menjadi pembeda. Kemenangan ini memastikan DRG tersingkir, sementara EDward Gaming tetap menjaga peluang menuju Masters Santiago sembari menunggu calon lawan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....