iForte Gelar Kompetisi, Dancer Pontianak Wakili Batam ke Final

  • 31 Jan 2026 09:06 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - iForte kembali menggelar roadshow kompetisi seni budaya sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk melestarikan budaya Indonesia sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap seni tradisional.

Program ini dirancang sebagai agenda tahunan agar semakin banyak anak muda terlibat dan mencintai warisan budaya Nusantara.

Head of Marketing Communication iForte, Victor Sihombing mengatakan, kegiatan ini bertujuan menjembatani generasi muda dengan seni budaya melalui ajang kompetisi yang terkurasi secara nasional. Ia menegaskan program ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga ruang edukasi dan regenerasi pelaku seni budaya.

“Tujuan kami adalah melestarikan budaya Indonesia dan mengenalkan seni budaya kepada generasi muda agar semakin banyak pecinta seni budaya di Indonesia,” ujar Victor di Batam, Minggu, 25 Januari 2026.

Victor melanjutkan, jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada tahap kurasi online. Setelah seleksi daring, peserta yang lolos mengikuti audisi offline di 14 kota, termasuk Pontianak, Medan, Batam, dan kota lainnya. Roadshow dimulai pada 11 Januari di Yogyakarta, Jember, dan Surabaya, kemudian berlanjut ke Batam sebagai kota keempat sebelum menuju Makassar dan berakhir di babak final di Jakarta.

Ditempat yang sama, Head of Area iForte Batam dan Pekanbaru, Putra Kurniawan, mengatakan, kompetisi ini menyediakan total hadiah ratusan juta rupiah dengan juara pertama memperoleh Rp25 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp10 juta. Selain hadiah uang, juara pertama juga mendapatkan beasiswa dari Universitas Ciputra Surabaya serta logam mulia dari UBS Gold sebagai bentuk apresiasi tambahan.

“Sistem kompetisi tahun ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, kualitas peserta dinilai meningkat dengan persiapan yang lebih matang, kostum yang lebih serius, serta antusiasme yang lebih tinggi di setiap kota penyelenggaraan,” tambahnya.

Eyes on Us Universitas Tanjungpura, Pontianak, keluar sebagai juara pertama kategori mahasiswa yang mewakili Batam di tingkat nasional. Minando, mengaku meskipun bukan asal Batam namun grupnya antusias mengikuti babak regional di Batam.

Ia mengatakan perjalanan dari Pontianak menjadi tantangan tersendiri, namun menjadi motivasi untuk meraih hasil terbaik.

“Prosesnya panjang dan ini perjuangan kami dari Pontianak jauh-jauh datang ke sini. Kami latihan keras, bahkan ada member yang sempat sakit, jadi ini penghargaan atas kerja sama tim,” ujar Minando.

Grup Eyes on Us membawakan tarian kreasi bebas bertema Riam Merasap, sebuah air terjun sekaligus destinasi wisata di Bengkayang, Kalimantan Barat. Mereka memilih kostum dominan putih untuk merepresentasikan elemen air terjun dan menargetkan latihan intensif menjelang grand final akhir April di Jakarta untuk memperkenalkan budaya Kalimantan Barat di tingkat nasional

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....