Review Film Rahasia Rasa
- 21 Feb 2025 16:15 WIB
- Batam
Film dengan premis cerita ber plot twist ini cukup menarik perhatian. Pasalnya film garapan sutradara Hanung Bramantyo ini awalnya menceritakan tentang seorang cheff terkenal dengan keahlian memasaknya yang luar biasa. Namun premis cerita berubah menjadi film thriller ketika pemeran utama yaitu Ressa (Jerome Kurnia) mengalami musibah dan tiba-tiba harus kehilangan indera pengecap, yang berujung pada upaya membongkar rahasia dari arsip negara yang berharga, Mindblowing!!.
Film ini sebenarnya masuk dikategori film layak dinikmati, It's Good but not that sensasional adalah perasaan yang dirasakan ketika menonton film ini. Apabila penonton butuh film dengan cerita yang segar dan penggarapan yang oke, it's not for you. Tapi kalo fokusnya cuma pengen nonton film yang "menghibur", ini sangat menarik untuk dipertimbangkan. Jujur, awalnya saya merasa cukup antusias untuk menonon film Rahasia Rasa ini sejak dari perilisan trailernya. Karena cuplikan yang menarik perhatian yang menceritakan sebuah drama kuliner yang tiba-tiba pindah haluan memperlihatkan footage-footage tentang kearsipan negara. Berharap ini adalah film yang fresh dan heboh. Namun sangat disayangkan eksekusinya kurang maksimal.
Penonton akan merasakan kebingungan penulis dalam penulisan cerita filmnya, serasa ingin memasukkan berbagai macam rasa didalamnya, dimulai dari cerita, intrik, konflik dan juga variasi genre dalam satu film bercampur. Jadi seperti sebuah eksperimen yang kurang maksimal, meski secara konsep terlihat menarik, tapi kalau cara meraciknya salah maka jadilah cerita yang tumpang tindih gak karuan. Ibarat sebuah masakan, dimana idenya sudah ada, punya bahan- bahan yang berkualitas, punya bumbu yang top segala macem dan lengkap, tapi gak ada instruksi memasak yang jelas. Maka hasilnya? Yaaa mungkin masih bisa dimasak dan masih bisa dimakan. Tapi rasanya?......
Untuk perumpamaan, film ini adalah sebuah film drama masak memasak lokal, dalam ceritanya ada "bumbu" ala National Treasure dipadu dengan editing ala manga/anime shonen. Ceritanya fresh dan unik, genrenya pun macem-macem, tapi ga nyangka eksekusinya akan se-epic ini. Setengah jam pertama penonton akan sedikit kecewa dan merasakan "yahh, premisnya oke tapi sayang eksekusinya kureng". Tapi, setelah mengesampingkan tentang eksekusi teknisnya yang kurang maksimal dan fokus menikmati berbagai kejutan di dalam filmnya... alhasil? FILM INI SANGAT MENGHIBUR!!.
Karena premis cerita awalnya adalah tentang intrik tersembunyi negara, memang ekspektasiya film ini seharusnya menjadi film genre yang serius, apalagi dengan intrik dan konflik politik dan sejarah yang dijejelin di dalamnya. Namun untuk menikmati pengalaman yang lebih maksimal penonton harus merubah ekspektasi menjadi sajian yang menghibur, pada akhirnya penonton akan bisa tertawa menikmati film ini. Untuk penonton yang bisa merubah ekspektasi menonton film ini jadi sajian yang menghibur, siap-siap aja dengan berbagai macam belokan cerita serta dialog-dialog yang menarik yang akan membuat penonton terpukau dan reflek berkata "WOWWW!", fun fact film ini bahkan punya mid credit scene diakhir film.
Di sisi lain, layaknya film bertema masak-memasak cara film ini memperlihatkan shot-shot close up berbagai macam makannya lumayan bikin laper dan sukses menggugah selera. Kudos buat Gregory yang digaet oleh Hanung sebagai food stylist di film ini. Parade visualnya beneran memanjakan mata. Ngomongin akting? Beberapa aktor yang memainkan karakter utamanya pun berakting dengan sangat baik. Jerome Kurnia, Nadya Arina, Yati Surachman dan Slamet Rahardjo memainkan peran dengan sangat maksimal dalam memerankan karakter mereka di film ini. Respect!!!
Di balik eksekusinya yang kurang mulus saya sangat mengapresiasi dan bahagia bangett liat film Indonesia punya variasi cerita yang menarik seperti ini! Ya, pasti punya kekurangan. Setidaknya bagi saya Rahasia Rasa sangat menghibur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....