Dari Kebun ke Produk Kemasan, KWT Taman Batara Raya Kembangkan Usaha Pangan
- 27 Agt 2026 12:13 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kelompok Wanita Tani (KWT) Taman Batara Raya di Kota Batam membuktikan bahwa gerakan pertanian perkotaan (urban farming) tidak hanya sekadar hobi berkebun, Namun berhasil bertransformasi menjadi unit usaha pengolahan pangan bernilai tambah tinggi.
Dalam program siaran UMKM Bicara di Pro 1 RRI Batam, terungkap bahwa kunci keberlanjutan KWT tidak terletak pada besarnya bantuan awal pemerintah, melainkan pada komitmen kepemimpinan lokal dan pendampingan kelembagaan yang berkelanjutan.
Bimo Prasetyo (Ketua RW 003 Taman Batara Raya sekaligus Pembina KWT) mengungkapkan bahwa saat program KWT digulirkan pemerintah pusat pada akhir 2023 untuk menekan inflasi, perangkat RT/RW dihadapkan pada dua pilihan: menjadikannya sekadar kewajiban administratif atau memanfaatkannya sebagai momentum pemberdayaan. Pihaknya memilih jalur pemberdayaan dengan menyediakan fasilitas rumah pribadi sebagai dapur produksi berstandar stainless steel demi memenuhi kelayakan BPOM, sebuah langkah yang jarang diambil oleh pengurus lingkungan.
KWT Taman Batara Raya beranggotakan lebih dari 30 ibu rumah tangga. Menurut Koordinator Lapangan KWT Batara, Ibu Winandar, perjalanan mereka dimulai dengan menanam sayuran dasar seperti kangkung dan bayam. Namun, karena fluktuasi harga sayuran di Batam cukup tinggi, mereka beralih membudidayakan kemangi.
"Kemangi harganya relatif stabil dan diminati banyak rumah makan. Kami membudidayakannya baik di media tanah maupun hidroponik untuk memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan perumahan," jelas Win.
Selain kemangi, komoditas cabai merah menjadi prioritas utama. Ketua RW 003 Taman Batara Raya sekaligus Pembina KWT, Bimo Prasetyo, menjelaskan bahwa cabai merupakan salah satu penyumbang inflasi terbesar. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia (BI) dan Dinas terkait, mendorong KWT Batara mendapatkan pelatihan serta alat produksi olahan cabai.
Dari pelatihan tersebut, KWT Batara kini memproduksi aneka sambal kemasan seperti sambal terasi, sambal cumi, dan varian olahan cabai siap saji. Melalui konsistensi dan kolaborasi lintas sektor, KWT Batara berharap dapat menginspirasi kelompok wanita tani lainnya di Kota Batam untuk terus berinovasi dan mandiri secara ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....