OJK Ingatkan Generasi Muda Tak Terjebak FOMO dan FOPO

  • 31 Agt 2026 06:24 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan generasi muda agar memiliki kemampuan mengelola keuangan di tengah perkembangan ekonomi dan layanan keuangan digital.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengatakan kebiasaan menabung tidak hanya berkaitan dengan mengatur uang, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan kemampuan mengendalikan diri.

Menurut Dicky, kemampuan tersebut penting agar generasi muda tidak mudah terbawa perilaku FOMO (fear of missing out) maupun FOPO (fear of other people's opinions).

“Tujuan peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dilakukan OJK adalah membangun karakter pribadi yang disiplin, sabar, mampu mengendalikan diri, dan mampu mengelola keuangan,” kata Dicky dalam rangkaian Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 di Bekasi, Jumat 28 Agustus 2026.

Dicky mengatakan kebiasaan menabung seharusnya dimaknai sebagai tindakan menyisihkan uang, bukan sekadar menyisakan uang setelah seluruh kebutuhan dan keinginan terpenuhi.

Dengan menyisihkan uang secara rutin, seseorang memiliki ruang untuk merencanakan kebutuhan dan masa depan, sekaligus lebih mampu mengendalikan keputusan keuangannya.

Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membantu generasi muda merencanakan kebutuhan dan masa depan sekaligus menggunakan produk dan layanan keuangan secara lebih bijak.

OJK terus memperkuat edukasi keuangan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Hingga Agustus 2026, OJK telah melaksanakan 3.557 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 12,2 juta peserta.

Penguatan literasi tersebut diarahkan agar generasi muda tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak, aman dan produktif.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....