Tips Komunikasi Seru Ajak Anak 'Investasikan' Uang THR-nya
- 31 Mar 2026 14:19 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Setelah keriuhan Lebaran usai, tumpukan amplop THR anak biasanya menjadi topik hangat di rumah. Alih-alih langsung mengambil alih dan menyimpannya di bank secara diam-diam, orang tua kini disarankan untuk mulai melibatkan anak dalam diskusi mengelola uang tersebut. Mengajak anak "melek" investasi bukan berarti memaksa mereka memahami grafik saham yang rumit. Kuncinya ada pada komunikasi yang santai, jujur, dan penuh apresiasi.
Agar anak merasa memiliki andil dalam keputusannya, berikut adalah beberapa tips komunikasi yang bisa diterapkan orang tua:
1. Gunakan Analogi 'Pohon Uang' Untuk anak usia SD, konsep investasi mungkin terdengar abstrak. Cobalah gunakan perumpamaan tanaman.
- “Uang THR ini seperti bibit pohon. Kalau kita jajan semuanya sekarang, bibitnya habis. Tapi kalau kita tanam sebagian di tempat aman (investasi), nanti dia bisa tumbuh besar dan berbuah lebih banyak di masa depan.”
2. Terapkan Metode 'Tiga Wadah' Ajak anak membagi uangnya ke dalam tiga kategori: Belanja, Tabung, dan Berbagi. * Komunikasi yang bisa dibangun: “Kakak boleh pakai 30% untuk beli mainan yang sudah lama diincar. Sisanya, yuk kita simpan 60% untuk tabungan masa depan dan 10% untuk membantu teman yang membutuhkan.” Cara ini membuat anak merasa keinginannya tetap dihargai.
3. Visualisasikan Impian Mereka Anak-anak lebih mudah termotivasi jika ada tujuan yang nyata. Jika anak ingin sepeda baru atau masuk sekolah musik, gunakan itu sebagai bahan obrolan.
- “Kalau uang ini kita taruh di investasi emas atau reksa dana, nanti uangnya bisa bertambah sendiri untuk bantu beli sepeda impian Kakak tahun depan.”
Kejujuran adalah Kunci
Salah satu kesalahan komunikasi yang sering terjadi adalah kalimat: “Sini uangnya Bunda simpan dulu,” namun kemudian uang tersebut terpakai untuk kebutuhan dapur tanpa sepengetahuan anak.
Untuk menghindari hilangnya kepercayaan anak, lakukan hal berikut:
- Tunjukkan Transparansi: Jika menggunakan aplikasi seperti Bibit atau Pegadaian Digital, tunjukkan saldo atau grafik pertumbuhannya kepada anak secara berkala. Katakan, "Lihat, tabungan Kakak bulan ini naik lho."
- Apresiasi Kedewasaan Mereka: Puji anak karena sudah mau bersabar tidak menghabiskan uangnya saat itu juga. Kalimat seperti, "Ibu bangga Kakak sudah bisa berpikir jauh ke depan," akan membangun rasa percaya diri finansial mereka.
Manfaat Jangka Panjang
Melibatkan anak dalam diskusi THR bukan hanya soal nominal uang yang terkumpul, melainkan melatih kemampuan menunda kepuasan (delayed gratification). Kemampuan inilah yang di masa depan akan membuat mereka menjadi pribadi yang lebih disiplin dan tidak konsumtif.
Mulai sekarang, jadikan momen menghitung THR sebagai agenda tahunan yang seru untuk belajar bersama, bukan sekadar rutinitas administratif orang tua saja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....