Tabungan Bank vs Saham, Mengatur Strategi Keuangan di tengah Inflasi 2026
- 30 Mar 2026 12:35 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Memasuki tahun 2026, perdebatan mengenai tempat terbaik untuk menaruh uang antara tabungan bank konvensional dan pasar saham kembali mencuat. Menabung di bank tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk kategori dana darurat karena faktor keamanan dan likuiditasnya yang tinggi uang bisa ditarik kapan saja melalui mesin ATM.
Namun, di tengah ancaman inflasi, bunga tabungan seringkali tidak cukup untuk menjaga daya beli uang dalam jangka panjang.
Sebagai alternatif, investasi saham menawarkan potensi keuntungan atau capital gain serta dividen yang jauh melampaui bunga bank. Meski begitu, saham memiliki risiko penurunan nilai yang harus dipahami sejak dini. Strategi terbaik yang disarankan oleh para perencana keuangan adalah dengan melakukan pembagian porsi seperti : simpan dana untuk kebutuhan 6-12 bulan ke depan di bank, dan alokasikan sisa dana "dingin" ke saham untuk pertumbuhan aset di masa depan.
Dengan cara ini, masyarakat bisa tetap memiliki cadangan uang tunai sekaligus tetap bisa memetik keuntungan dari pertumbuhan ekonomi nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....