BI Kepri Dorong QRIS Cegah Penipuan jelang Lebaran

  • 16 Feb 2026 16:19 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau memperkuat pengamanan transaksi menjelang Idulfitri 2026. Peningkatan perputaran uang dinilai berpotensi memicu risiko penipuan serta peredaran uang palsu.

Kepala Perwakilan BI Kepri, Ronny Widijarto, mengimbau pedagang dan masyarakat beralih ke transaksi digital. Menurutnya, QRIS mampu menekan risiko penipuan yang cenderung meningkat saat perputaran uang tinggi menjelang Idulfitri. QRIS dinilai lebih aman dan transparan. .

"Meskipn kami terus melakukan dorongan untuk menggunakan transaksi QRIS ataupun metode non-tunai lainnta, kami tetap meminta masyarakat waspada saat menerima uang tunai. Dalam penukaran uang baru, hendaknya di loket resmi atau kas keliling,” katanya, usai pelepasan Kas Keliling BI Kepri di Batam, Jumat (13/2/2026).

Edukasi metode 3D yakni dilihat, diraba, dan diterawang terus digencarkan guna mendeteksi keaslian rupiah. Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada pedagang pasar dan komunitas usaha kecil.

Sepanjang 2025, BI Kepri mencatat temuan 1.045 lembar uang palsu di wilayah Kepulauan Riau. Pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu menjadi nominal yang paling banyak dipalsukan. Data tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan di titik transaksi padat.

Penukaran uang hanya dilakukan melalui jalur resmi seperti perbankan dan layanan kas keliling BI. Opsi tersebut dinilai lebih terjamin dari sisi keamanan dan kualitas uang layak edar. Masyarakat diimbau menghindari penukaran melalui pihak tidak dikenal yang berpotensi merugikan.

Selain itu, Bank Indonesia memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna menekan peredaran uang palsu. Langkah ini mencakup pertukaran data dan peningkatan patroli pengawasan. Tindakan tegas akan diberikan terhadap pihak yang terbukti melakukan pemalsuan.

Pengawasan berlapis diterapkan untuk menjaga stabilitas sistem pembayaran daerah. Dengan pendekatan terstruktur, risiko gangguan menjelang Idulfitri diharapkan dapat diminimalkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....