Rumah Tangga di Singapura Dapat Klaim Voucher CDC Senilai $500 Mulai 13 Mei
- 14 Mei 2025 15:52 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Kabar gembira bagi seluruh rumah tangga di Singapura, di mana mereka berhak mengklaim voucher CDC (Community Development Council) senilai $500 mulai 13 Mei. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban biaya hidup sehari-hari masyarakat. Separuh dari nilai voucher, yaitu $250, dapat digunakan di supermarket yang berpartisipasi, sementara sisanya dapat dibelanjakan di pedagang kaki lima dan toko-toko di kawasan permukiman yang juga turut serta dalam program ini.
Voucher yang dapat diklaim secara daring melalui situs web resmi go.gov.sg/cdcv ini akan berlaku hingga 31 Desember 2025. Penyaluran voucher tahap ketujuh ini menyusul keberhasilan penyaluran voucher CDC senilai $300 pada Januari lalu, yang masa berlakunya juga sama hingga akhir tahun 2025. Program voucher CDC pertama kali diperkenalkan selama pandemi COVID-19 sebagai bentuk apresiasi kepada warga Singapura atas solidaritas mereka di masa-masa sulit, sekaligus untuk mendukung kelangsungan usaha para pedagang dan pelaku bisnis lokal. Setelah pandemi mereda, skema ini dilanjutkan untuk membantu masyarakat mengatasi dampak kenaikan harga barang dan jasa.
Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Lawrence Wong sebelumnya telah mengumumkan dalam pernyataan Anggaran 2025 pada 18 Februari bahwa setiap rumah tangga Singapura akan menerima tambahan voucher CDC senilai $800 yang akan disalurkan dalam dua tahap: $500 pada Mei 2025 dan $300 pada Januari 2026. Saat meluncurkan skema voucher terbaru di Nee Soon South Community Club pada 13 Mei, PM Wong menjelaskan bahwa voucher ini merupakan bagian dari paket dukungan komprehensif dalam Anggaran.
Selain voucher, bantuan lain juga tersedia dalam bentuk kredit LifeSG, tambahan dana Edusave untuk anak-anak, dan rabat U-Save. Akan ada pula voucher SG60 senilai $600 untuk setiap warga Singapura dewasa dan $800 untuk mereka yang berusia 60 tahun ke atas yang akan disalurkan pada bulan Juli mendatang.
PM Wong mencontohkan bahwa sebuah keluarga типичный dengan empat anggota dan dua anak kecil dapat menerima dukungan senilai sekitar $5.000 pada tahun fiskal ini. "Namun, kami memahami dan mendengar kekhawatiran yang dimiliki dan terus dirasakan warga Singapura mengenai tekanan biaya hidup," ujarnya.
"Ini bukan hanya terjadi di Singapura, karena situasi serupa juga terlihat dan dirasakan di negara-negara di seluruh dunia." Beliau menambahkan bahwa inflasi di Singapura sudah mulai menurun, bahkan lebih cepat dibandingkan dengan banyak tempat lain. Meskipun demikian, harga-harga masih tinggi, dan masyarakat merasakan dampaknya.
Lebih lanjut, PM Wong memperingatkan bahwa situasi ekonomi global secara keseluruhan dapat memburuk akibat meningkatnya hambatan perdagangan dan perlambatan ekonomi global. Namun, beliau menegaskan komitmen Pemerintah untuk membantu warga Singapura mengatasi tantangan-tantangan ini. PM Wong juga mencatat bahwa dengan setiap penyaluran voucher, skema ini menjadi semakin baik dengan semakin banyaknya mitra yang bergabung.
Beliau mengungkapkan kegembiraannya melihat semakin banyak pedagang di kawasan permukiman yang bergabung dengan skema voucher digital dan mengadopsi sistem pembayaran elektronik. Diperkirakan, total potensi belanja masyarakat melalui voucher tahap Mei ini dapat mencapai sekitar $665 juta, yang akan memberikan manfaat bagi pedagang kaki lima, toko-toko di kawasan permukiman, dan supermarket yang berpartisipasi.
Terdapat delapan jaringan supermarket dengan sekitar 400 gerai di seluruh pulau yang berpartisipasi dalam program ini. Warga dapat menemukan pedagang, warung makan, dan supermarket terdekat yang berpartisipasi dengan mengunjungi go.gov.sg/cdcvouchers. Pedagang dan warung makan yang berpartisipasi akan ditandai dengan stiker voucher CDC berwarna teal, sementara supermarket akan ditandai dengan stiker berwarna kuning.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....