Empat Karya Jurnalis Terpilih dalam Sustainability Journalism Fellowship 2026
- 30 Sep 2026 17:46 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Jakarta - Empat karya jurnalistik terpilih dalam program Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026 yang digelar CIMB Niaga bersama Indonesian Institute of Journalism (IIJ) dan didukung Global Reporting Initiative (GRI).
Program yang berlangsung sejak Maret 2026 itu menjaring 233 proposal ide keberlanjutan dari jurnalis di berbagai daerah. Sebanyak 20 jurnalis kemudian mendapat fellowship dan dukungan pendanaan Rp10 juta untuk merealisasikan proyek sosial maupun lingkungan yang mereka usulkan.
Selama tiga bulan, para peserta mengikuti sustainability masterclass, pendampingan ahli, serta menjalankan proyek di wilayah masing-masing. Hasil pelaksanaan proyek tersebut kemudian dituangkan dalam karya jurnalistik.
Empat karya yang terpilih yakni “Kisah Perempuan Pemulung di TPA Terjun, Penjaga Lingkungan yang Tak Terlindungi” karya Rahmat Utomo (Kompas.com); “Tenggelamnya Desa Mayangan: Ketika Dampak Perubahan Iklim Terjadi Tepat di Depan Mata” karya Rheza Maulana (National Geographic Indonesia).
Dua karya lainnya adalah “Sabun Cuci Ekoenzim, Cara Cari Cuan dari Sampah Organik” karya Nina Susilo (Harian Kompas) serta “Harapan Pulihkan Mangrove di Tengah Tambak Pesisir Sugian” karya Ahmad Hadi Ramdhani (Mongabay Indonesia).
Direktur Eksekutif IIJ, Umar Idris, mengatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat peran jurnalis dalam mengawal isu keberlanjutan sekaligus mendorong aksi nyata di masyarakat.
“Jurnalisme berkelanjutan perlu bergerak melampaui ruang pemberitaan konvensional menuju aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh komunitas lokal,” kata Umar.
Keempat penulis karya terbaik tersebut mendapat kesempatan mengikuti field trip ke Nusa Tenggara Barat untuk melakukan peliputan sekaligus mempelajari program keberlanjutan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....