Harga Plastik Meroket, Toko Kelontong di Batam Mulai Naikkan Harga Dagangannya
- 09 Jun 2026 12:02 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam – Pengusaha warung kelontong kini mulai ikut menaikkan harga barang dagangannya imbas kenaikan harga barang dan plastic di pasaran. Langkah ini diambil mengingat untung penjualan yang semakin menipis dan akan rugi jika tidak dilakukan penyesuaian harga.
Pengusaha kelontong dengan nama toko Sukses 99, Ahui mengakui telah menaikkan harga jual beberapa barang dagangannya imbas kenaikan di pasaran. Ahui juga mengakui kenaikan didorong meroketnya harga plastik contoh paling signifikan ialah kantong pembungkus gula kiloan.
Seyogyanya plastic pembungkus gula yang dijual perkilo ini dijual dengan harga 35 ribu rupiah, namun kini ahui harus menebus per kilonya dengan harga 55 ribu rupiah alias naik sebesar 20 ribu rupiah sehingga penyesuaian harga dagangan tak terhindarkan.
“harga kantong naik, air naik, semua naik, sudah seminggu. Kalau saya habisin stok lama ga naik, ini malah sudah habis, harga kantong sudah naik yang untuk bungkus gula satu kilo naiknya 20 ribu, harga aslinya 35 sekarang 55, lumayan kan naiknya,” ucap Ahui.
Kasus serupa juga ditemukan di toko plastik Kawasan pasar Cipta Puri Tiban. Pedagang Plastik diwilayah tersebut mengakui kenaikan harga tak terbendung dikarenakan bahan plastik dan bowl yang rata – rata datang dari Malaysia, kenaikan ringgit atas pelemahan rupiah pun disinyalir menjadi meroketnya bahan plastik tersebut.
“kita barang rata – rata ambil dari Malaysia bang, harganya kan sudah naik, kalau sama mereka ya sama, tapi kan rupiah jadi murah, mahal lah kita beli ama mereka, pasti dinaikkan biar tetap bisa jalan tokonya,” Sebut pedagang toko plastik di pasar cipta puri itu.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....