ENRG Fokus pada Rights Issue dan Penguatan Struktur Permodalan

  • 30 Apr 2026 15:55 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), perusahaan yang bergerak di sektor migas, tengah bersiap untuk memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD), atau yang dikenal dengan istilah rights issue. Perusahaan ini berencana untuk menawarkan sebanyak 13,5 miliar lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Rencana tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, di Bakrie Tower, Jakarta, pada pukul 14.00 WIB. Manajemen ENRG berharap dapat meraih restu dari para pemegang saham untuk melanjutkan proses ini. Setelah mendapatkan persetujuan tersebut, ENRG akan segera mengajukan pernyataan pendaftaran PMHMETD IV kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Aksi korporasi ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi penguatan posisi perusahaan di pasar, dengan fokus pada penggunaan dana segar yang diperoleh untuk belanja modal (capex), modal kerja, dan ekspansi portofolio bisnis, guna mempercepat pertumbuhan berkelanjutan ENRG. Namun, investor yang tidak mengambil hak mereka dalam rights issue ini berisiko menghadapi dilusi kepemilikan saham hingga 33,88 persen.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....