BI Rate 4,75%, Strategi Menjaga Daya Tarik Aset Domestik

  • 30 Apr 2026 15:51 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Bank Indonesia (BI) telah mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75% pada April 2026, meskipun ketidakpastian ekonomi global terus berlanjut. Keputusan ini menggarisbawahi upaya BI untuk menjaga daya tarik aset domestik melalui stabilitas nilai tukar Rupiah dan pengendalian inflasi. BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility di 3,75% dan Lending Facility di 5,50%.

Perry Warjiyo, Gubernur BI, menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama kebijakan ini adalah untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, termasuk nilai tukar Rupiah yang lebih stabil. "Dengan suku bunga yang tetap, aliran dana asing ke pasar obligasi dan saham Indonesia dapat tetap terjaga, yang memberikan dukungan terhadap pasar domestik di tengah ketidakpastian global," kata Perry.

Para pelaku pasar, terutama investor asing, memandang stabilitas suku bunga sebagai faktor penting dalam menjaga sentimen positif terhadap pasar keuangan Indonesia. Selain itu, keputusan ini juga memberikan gambaran bahwa BI akan terus mengkoordinasikan kebijakan moneter dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas ekonomi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....