IHSG Hanya Dua Hari Aktif, Tutup Positif sebelum Libur Panjang

  • 19 Mar 2026 10:57 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya sempat bertransaksi dua hari pada pekan ini sebelum memasuki libur panjang Nyepi dan Idul Fitri. Perdagangan yang berlangsung pada Senin dan Selasa menjadi momentum penting bagi investor untuk menata portofolio mereka.

Pada Senin, 16 Maret 2026, IHSG dibuka dengan sentimen positif dari bursa global. Indeks berhasil menguat tipis, mencerminkan optimisme investor terhadap arah kebijakan moneter global serta stabilitas ekonomi domestik. Sektor perbankan dan energi menjadi penopang utama kenaikan indeks di hari pertama pekan ini.

Memasuki Selasa, 17 Maret 2026, IHSG melanjutkan tren penguatan lebih signifikan. Indeks ditutup naik 84,55 poin atau 1,20% ke level 7.106,84. Penguatan ini didorong oleh aliran dana asing yang masuk ke saham-saham unggulan, terutama di sektor teknologi dan konsumer. LQ45 juga mencatat kenaikan 1,22% ke posisi 722,41.

Dengan hanya dua hari perdagangan, aktivitas di bursa terasa lebih padat. Investor cenderung melakukan aksi beli sebelum libur panjang, mengantisipasi potensi pergerakan pasar global yang bisa memengaruhi IHSG saat perdagangan dibuka kembali pada 25 Maret 2026.

Dari sisi teknikal, level 7.100 menjadi support penting yang berhasil ditembus. Hal ini membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan tren positif setelah libur, dengan target resistance berikutnya di kisaran 7.200–7.250. Sentimen eksternal seperti arah kebijakan The Fed dan harga komoditas global akan tetap menjadi faktor penentu.

Untuk rekomendasi saham ke depan, analis menyoroti sektor perbankan seperti BBCA yang ditutup di Rp 6.775 dan BBRI di Rp 3.480. Keduanya masih memiliki prospek kuat seiring stabilitas ekonomi domestik. Sektor konsumsi juga menarik, dengan ICBP di Rp 7.100 dan UNVR di Rp 2.000 yang diprediksi mendapat dorongan dari meningkatnya daya beli masyarakat pasca Idul Fitri. Selain itu, saham energi seperti MEDC di Rp 1.750 dan PGAS di Rp 1.935 berpotensi melanjutkan penguatan seiring tren harga minyak dunia.

Investor disarankan tetap berhati-hati dan memperhatikan perkembangan global selama libur panjang. Strategi akumulasi pada saham-saham berfundamental kuat bisa menjadi pilihan bijak untuk menghadapi potensi volatilitas setelah perdagangan dibuka kembali.

Secara keseluruhan, pekan ini menjadi periode singkat namun penuh optimisme bagi pasar modal Indonesia. Dengan penutupan positif di level 7.106,84, IHSG memberi sinyal kuat bahwa tren penguatan masih berpeluang berlanjut setelah libur panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....