Penjualan Lokal Menurun, Semen Indonesia Utamakan Ekspor

  • 30 Sep 2025 15:14 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Tantangan berat di industri semen domestik membuat emiten produsen semen mesti memutar otak lebih keras untuk mempertahankan kinerja keuangannya. Salah satu langkah yang ditempuh emiten semen adalah mengoptimalkan potensi pasar ekspor.

Salah satu emiten semen, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencatatkan pertumbuhan penjualan ekspor semen sebesar 24,9% year on year (YoY) pada semester I-2025. Hal ini berbanding terbalik dengan penjualan semen SMGR di pasar domestik yang terkontraksi 7,7% yoy pada paruh pertama lalu.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Semen Indonesia Dicky Saelan mengatakan, pasar semen domestik masih dalam kondisi kelebihan pasokan (oversupply), ditambah permintaan semen cenderung lesu akibat berkurangnya anggaran infrastruktur. Untuk itu, SMGR mencoba meningkatkan kemampuan ekspor ke mancanegara.

Lantas, SMGR berupaya menuntaskan proyek pengembangan di pabrik yang dikelola anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Keberadaan pabrik ini untuk mempermudah proses distribusi semen SMGR, terutama untuk pasar ekspor.

Dengan adanya fasilitas dermaga tersebut, SMGR berencana mengekspor semen ke Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, emiten Danantara ini telah memasok semen ke beberapa negara seperti Bangladesh, Arab Saudi, Australia, Filipina, Timor Leste, dan kawasan Afrika.

Selain SMGR, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turut mencatatkan pertumbuhan penjualan semen di pasar ekspor sebesar 45,8% yoy menjadi 237.000 ton pada enam bulan pertama 2025. Sedangkan di pasar domestik, penjualan semen INTP menurun 2,4% yoy menjadi 8,65 juta ton.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....