Batam Gulirkan Pinjaman Nol Persen untuk Pelaku UMKM

  • 30 Jun 2025 09:38 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam : Pemerintah Kota Batam meluncurkan skema pinjaman lunak bagi pelaku usaha mikro dengan bunga nol persen dan tanpa agunan. Total dana yang disiapkan dalam program ini mencapai Rp3 miliar dan ditargetkan menyasar sekitar 2.000 pelaku usaha mikro di kota ini.

Program ini merupakan hasil kerja sama Pemko Batam dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Wali Kota Amsakar Achmad pada 23 Juni 2025. Lewat skema tersebut, pelaku usaha dapat mengakses pinjaman hingga Rp20 juta, dengan masa pengembalian dua tahun.

Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, skema ini sebagai solusi terhadap kendala klasik yang dihadapi UMKM, yakni minimnya akses terhadap pembiayaan formal karena persyaratan agunan.

“Kami ingin pelaku usaha kecil bisa tumbuh tanpa terbebani bunga atau jaminan aset. Ini bukan hanya soal pinjaman, tapi keberpihakan terhadap ekonomi akar rumput,” ujar Amsakar, Minggu (29/6/2025).

Meski tanpa bunga dan agunan, debitur tetap menanggung biaya-biaya perbankan lain yang timbul dari transaksi pinjaman. Hal itu diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam Nomor 24 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga/Margin kepada Bank untuk Pelaku Usaha Mikro.

Dalam regulasi tersebut, disebutkan bahwa seluruh biaya di luar bunga seperti administrasi tetap mengikuti ketentuan perbankan dan dibebankan kepada nasabah. Sementara subsidi bunga diberikan oleh Pemko langsung kepada bank sebagai mitra penyalur.

Pengawasan terhadap pelaksanaan program ini dilakukan oleh Inspektorat Daerah secara berkala setiap semester. Hasil pengawasan dilaporkan kepada Wali Kota, dengan tembusan ke BPKAD dan Bappeda sebagai bagian dari sistem kendali penggunaan anggaran.

Program pinjaman ini juga menjadi bagian dari 15 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar–Li Claudia, yang salah satunya berfokus pada perluasan akses permodalan usaha. Tujuh dari 15 program prioritas disebut secara langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

Dengan pendekatan subsidi bunga secara langsung kepada lembaga keuangan, Pemko Batam berharap skema ini mendorong pelaku usaha mikro keluar dari ketergantungan terhadap pinjaman informal berbunga tinggi.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....